KUPANG, KOMPAS.TV - Pihak kepolisian tengah menyelidiki kasus kematian dokter yang bertugas di Rumah Sakit Leona Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) , Nusa Tenggara Timur (NTT), dr Icha.
Diketahui, dr Icha meninggal dunia pada Jumat (26/6/2026), setelah diduga diintimidasi oleh tiga anggota DPRD Timor Tengah Utara.
Kapolres TTU, AKBP Eliana Papote, mengatakan kasus ini tengah ditangani secara intensif, di antaranya dengan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi.
Baca Juga: Kasus Kematian Dokter di NTT, Kemenkes Janji Investigasi Menyeluruh
"Hari ini proses pengambilan keterangan terhadap para saksi masih berlangsung. Penyidik terus bekerja mengumpulkan fakta-fakta untuk membuat terang peristiwa ini," kata Eliana dalam keterangannya, Sabtu (27/6/2026).
Menurut dia, penyidik akan turut memeriksa saksi-saksi yang bertugas bersama korban saat piket di Instalasi Gawat Darurat (IGD) pada hari kejadian.
Selain itu, pihaknya juga bakal memanggil tiga anggota DPRD Kabupaten TTU untuk dimintai klarifikasi terkait dugaan intimidasi terhadap korban.
"Kami juga berkoordinasi dengan ahli pidana dan ahli psikologi guna mengkaji apakah dugaan intimidasi tersebut memenuhi unsur tindak pidana atau tidak. Semua dilakukan berdasarkan fakta dan ketentuan hukum yang berlaku," ujarnya.
Penyidik juga akan berkoordinasi dengan pihak RS Leona guna memperoleh rekam medis terkait kondisi kesehatan dan kejiwaan dr Icha selama menjalani perawatan pascakejadian.
Eliana memastikan seluruh proses penanganan perkara dilakukan secara profesional, objektif, dan transparan dengan mengedepankan alat bukti serta keterangan para saksi.
Penulis : Isnaya Helmi Editor : Desy-Afrianti
Sumber : Kompas TV/Antara
- kasus kematian dokter di ntt
- polisi usut kematian dr icha
- dprd ttu
- ntt
- dugaan intimidasi
- pemeriksaan saksi





