JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Harian Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ahmad Ali menegaskan bahwa anggapan Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) sudah tidak lagi dicintai rakyat ternyata salah.
Ali mengeklaim tudingan tersebut sama sekali tidak sesuai dengan kenyataan yang ia saksikan langsung selama mendampingi kunjungan Jokowi di Lampung pada Jumat (26/6/2026).
Dia menyampaikan, sepanjang perjalanan, ribuan masyarakat dengan sukarela memadati jalan untuk menyapa, melambaikan tangan, hingga berebut ingin bertemu langsung dengan Jokowi.
“Siapa yang bilang Pak Jokowi sudah tidak dicintai rakyat? Saya menjadi saksi sendiri. Sepanjang jalan masyarakat keluar dari rumah, berdiri di pinggir jalan, menyambut beliau dengan penuh antusias. Di setiap titik kunjungan terdengar sorak-sorai dan sambutan luar biasa dari rakyat,” ujar Ahmad Ali dalam keterangannya kepada Kompas.com, Minggu (28/6/2026).
Baca juga: Bantah Isu Amankan Gibran, PSI Ungkap Alasan Jokowi Turun Gunung di Lampung
Ali menilai, antusiasme tersebut bukanlah sesuatu yang dibuat-buat, melainkan bentuk penghargaan masyarakat terhadap rekam jejak kepemimpinan Jokowi selama dua periode.
Ali mengatakan, selama menjadi pemimpin, kerja nyata Jokowi tidak pernah bohong.
“Kerja nyata tidak pernah bohong. Masyarakat bisa menilai sendiri siapa pemimpin yang benar-benar bekerja. Banyak program beliau yang dirasakan langsung manfaatnya oleh rakyat. Pak Jokowi juga dikenal sebagai pemimpin yang rajin turun ke lapangan, mendengar aspirasi masyarakat, dan tidak menjaga jarak dengan rakyatnya,” tuturnya.
Baca juga: Safari Politik Jokowi ke Lampung Diwarnai Aksi Demo Penolakan
Lalu, Ahmad Ali mengatakan kecintaan masyarakat kepada Jokowi masih sangat kuat.
Oleh karena itu, menurutnya, narasi yang menggambarkan seolah-olah Jokowi telah ditinggalkan rakyat tidak mencerminkan kondisi di lapangan.
“Silakan masyarakat menilai sendiri. Siapa sebenarnya yang menyebarkan kebencian terhadap Pak Jokowi? Saya yakin itu bukan suara rakyat. Yang saya lihat justru sebaliknya, masih sangat banyak masyarakat yang mencintai beliau dan menghargai pengabdiannya kepada bangsa ini,” papar Ahmad Ali.
Baca juga: Jokowi Minta PSI Bangun Mesin Partai hingga 2029, Sebut Lampung Jadi Contoh Nasional
Sementara itu, Ali melihat, dukungan dan penghormatan masyarakat kepada Jokowi merupakan sesuatu yang lahir secara alami.
Sebab, dia mengklaim, kecintaan masyarakat berasal dari pengalaman langsung ketika merasakan hasil pembangunan dan gaya kepemimpinan Jokowi yang dekat dengan rakyat.
“Kecintaan rakyat tidak dibangun lewat propaganda, tetapi melalui kerja nyata. Dan itu yang saya lihat masih melekat kuat pada sosok Pak Jokowi hingga hari ini,” imbuh Ahmad Ali.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




