Grid.ID – Profil Harry Kane mencuri perhatian dalam gelaran Piala Dunia 2026. Pasalnya, striker timnas Inggris ini sampai menjadi incaran dukun Ghana saat bertanding.
Gelaran Piala Dunia 2026 menjadi bukti betapa cemerlangnya profil Harry Kane. Kehebatannya sebagai penyerang sampai diincar seorang dukun Ghana bernama Nana Kwaku Bonsam.
Bukan tanpa alasan hingga dukun Ghana, Nana Kwaku Bonsam, siap menggunakan kemampuan spiritualnya untuk menghentikan sang kapten timnas Inggris.
Pertandingan yang digelar di Stadion Boston, Massachusetts, Amerika Serikat pada 24 Juni 2026 tersebut menjadi penentu langkah kedua tim menuju babak 32 besar. Kemenangan akan membuka peluang besar bagi salah satu tim untuk mengunci tiket ke fase gugur.
"Saya sedang mengincar Harry Kane. Saya sudah menunjukkan kemampuan saya sebelumnya, jadi saya tahu apa yang harus saya lakukan untuk menghentikannya," tutur Bonsam, seperti dikutip dari Kompas.com pada 23 Juni 2026.
"Saya sangat terkenal dengan prediksi saya. Saya tidak mengharapkan cedera serius padanya. Cukup dengan menghentikannya saat melawan negara saya (Ghana)."
"Saya akan melakukan pekerjaan saya agar dapat membantu Ghana," lanjut pria berusia 52 tahun tersebut.
Kendati demikian, Harry Kane tetap tampil sebagai pemain andalan timnas Inggris di lini depan. Sementara itu, laga Inggris vs Ghana berakhir dengan skor 0-0.
Profil Harry Kane
Harry Edward Kane lahir di London, Inggris pada 28 Juli 1993. Ia dikenal sebagai salah satu penyerang terbaik dunia berkat kemampuan mencetak gol, visi permainan, serta kepemimpinan di level klub maupun timnas.
Mengawali karier sepak bolanya di tim junior Ridgeway Rovers FC, Harry Kane mulai melejit saat ditangani Mauricio Pochettino di Tottenham Hotspur pada musim 2014-2015.
Ketajamannya langsung terlihat setelah menjadi salah satu penyerang paling produktif di Liga Inggris. Ia meraih Sepatu Emas musim 2015-2016 dengan torehan 25 gol. Semusim berikutnya, Kane kembali menjadi top skor liga dengan jumlah gol yang lebih banyak.
Profil Harry Kane begitu cemerlang karena ia tiga kali menjadi pencetak gol terbanyak Liga Inggris, yakni pada musim 2015-2016, 2016-2017, dan 2020-2021.
Meski tampil tajam bersama Tottenham, Kane sempat mengalami kekecewaan besar saat Tottenham kalah 0-2 dari Liverpool pada final Liga Champions 2019.
Akan tetapi, perjalanan Kane berubah sejak bergabung dengan Bayern Munchen. Pada musim 2024-2025, ia akhirnya meraih trofi utama pertama dalam kariernya setelah membantu Bayern menjuarai Bundesliga.
Kane tampil impresif dengan mencetak 26 gol dan delapan assist untuk membawa Bayern meraih dominasi domestik di Jerman.
Di level timnas, Kane menjalani debut bersama timnas Inggris pada Maret 2015. Ia langsung mencetak gol hanya beberapa detik setelah masuk sebagai pemain pengganti dalam laga melawan Lithuania.
Puncak performanya di Piala Dunia 2018 di Rusia, ia sukses meraih Sepatu Emas setelah mencetak enam gol dan membawa Inggris melaju hingga semifinal. Sementara di Piala Dunia 2022, langkahnya terhenti di babak perempat final usai kalah dari Prancis.
Sedangkan di pagelaran Piala Dunia 2026, Harry Kane tercatat dalam daftar top skor dengan torehan 3 gol. Namanya bersanding dengan Matheus Cunha (Brasil), Deniz Undaz (Jerman), Brian Brobbey (Belanda), hingga Elijah Just (Australia). (*)
Artikel Asli




