Istanbul (ANTARA) - Salah satu badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memproyeksikan populasi yang terdampak gempa besar di Venezuela pada Rabu (24/6) dapat mencapai hingga 6,76 juta orang.
Menurut informasi Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) PBB yang diumumkan Sabtu (27/6), mengutip perkiraan awal, 2 juta orang saja diproyeksikan terdampak di Caracas, ibu kota Venezuela.
Mereka menyoroti besarnya dampak kemanusiaan dari bencana tersebut seiring berlanjutnya kajian.
IOM menyatakan analisis awal citra satelit menunjukkan sekitar 31,5 persen bangunan di Catia La Mar mengalami kerusakan. Penilaian awal juga mulai memperlihatkan besarnya skala kehancuran yang ditimbulkan gempa.
"Jam-jam dan hari-hari pertama setelah bencana merupakan masa yang sangat menentukan. Periode itu akan membentuk seluruh tahapan penanganan berikutnya," kata Direktur Jenderal IOM Amy Pope.
"IOM bergerak cepat meningkatkan respons. Bantuan darurat yang telah diposisikan sebelumnya kini mulai disalurkan, dan kami bekerja sama dengan pemerintah serta para mitra untuk menyediakan tempat penampungan darurat, bantuan kebutuhan pokok, dan perlindungan bagi masyarakat," kata Pope.
"Sudah terlihat jelas bahwa jumlah pengungsi akan bertambah karena masyarakat mencari tempat yang lebih aman. Respons yang cepat sangat penting agar kami dapat memberikan bantuan penyelamatan jiwa sekaligus mendukung masyarakat Venezuela melewati hari-hari dan bulan-bulan yang penuh tantangan di depan," kata Pope menambahkan.
IOM mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah Venezuela, PBB, serta berbagai mitra kemanusiaan. Bantuan darurat yang sebelumnya telah ditempatkan di Caracas kini tengah dipersiapkan untuk didistribusikan ke wilayah-wilayah yang mengalami dampak paling parah.
Menurut Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), dua gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,2 dan 7,5 mengguncang Venezuela pada Rabu (24/6) dengan selang waktu hanya 39 detik.
USGS melaporkan gempa bermagnitudo 7,5 berpusat sekitar 23 kilometer di tenggara Yumare, negara bagian Yaracuy. Sementara itu, gempa bermagnitudo 7,2 terjadi sekitar 23,9 kilometer di timur laut San Felipe, yang juga berada di negara bagian Yaracuy.
Sumber: Anadolu
Baca juga: Korban tewas gempa kembar Venezuela capai 1.430 orang
Baca juga: Venezuela diguncang 300 gempa susulan
Menurut informasi Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) PBB yang diumumkan Sabtu (27/6), mengutip perkiraan awal, 2 juta orang saja diproyeksikan terdampak di Caracas, ibu kota Venezuela.
Mereka menyoroti besarnya dampak kemanusiaan dari bencana tersebut seiring berlanjutnya kajian.
IOM menyatakan analisis awal citra satelit menunjukkan sekitar 31,5 persen bangunan di Catia La Mar mengalami kerusakan. Penilaian awal juga mulai memperlihatkan besarnya skala kehancuran yang ditimbulkan gempa.
"Jam-jam dan hari-hari pertama setelah bencana merupakan masa yang sangat menentukan. Periode itu akan membentuk seluruh tahapan penanganan berikutnya," kata Direktur Jenderal IOM Amy Pope.
"IOM bergerak cepat meningkatkan respons. Bantuan darurat yang telah diposisikan sebelumnya kini mulai disalurkan, dan kami bekerja sama dengan pemerintah serta para mitra untuk menyediakan tempat penampungan darurat, bantuan kebutuhan pokok, dan perlindungan bagi masyarakat," kata Pope.
"Sudah terlihat jelas bahwa jumlah pengungsi akan bertambah karena masyarakat mencari tempat yang lebih aman. Respons yang cepat sangat penting agar kami dapat memberikan bantuan penyelamatan jiwa sekaligus mendukung masyarakat Venezuela melewati hari-hari dan bulan-bulan yang penuh tantangan di depan," kata Pope menambahkan.
IOM mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah Venezuela, PBB, serta berbagai mitra kemanusiaan. Bantuan darurat yang sebelumnya telah ditempatkan di Caracas kini tengah dipersiapkan untuk didistribusikan ke wilayah-wilayah yang mengalami dampak paling parah.
Menurut Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), dua gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,2 dan 7,5 mengguncang Venezuela pada Rabu (24/6) dengan selang waktu hanya 39 detik.
USGS melaporkan gempa bermagnitudo 7,5 berpusat sekitar 23 kilometer di tenggara Yumare, negara bagian Yaracuy. Sementara itu, gempa bermagnitudo 7,2 terjadi sekitar 23,9 kilometer di timur laut San Felipe, yang juga berada di negara bagian Yaracuy.
Sumber: Anadolu
Baca juga: Korban tewas gempa kembar Venezuela capai 1.430 orang
Baca juga: Venezuela diguncang 300 gempa susulan





