Pantau - PT Permodalan Nasional Madani (PNM) di bawah naungan Danantara Indonesia menyalurkan beasiswa kepada 1.590 anak dari keluarga prasejahtera di seluruh Indonesia melalui program PNM Scholarship untuk membantu mereka melanjutkan pendidikan.
Beasiswa Diberikan dari Tingkat SD hingga Perguruan TinggiDirektur Utama PNM, Kindaris, mengatakan bantuan finansial diberikan kepada penerima manfaat mulai dari jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Luar Biasa (SLB), hingga perguruan tinggi.
"Pendidikan merupakan jalan penting untuk membuka kesempatan lebih baik bagi keluarga prasejahtera. Setiap anak berhak memiliki kesempatan untuk belajar dan meraih masa depan yang lebih baik," ungkapnya.
Melalui program PNM Scholarship, perusahaan menyalurkan beasiswa kepada putra-putri berprestasi dari nasabah aktif program Mekaar dan ULaMM di berbagai wilayah.
Menurut Kindaris, program tersebut merupakan perluasan pemberdayaan yang sebelumnya lebih banyak difokuskan pada penguatan usaha ultra mikro milik nasabah.
Kini, sasaran pemberdayaan juga mencakup anggota keluarga nasabah, khususnya anak-anak, sehingga keluarga prasejahtera diharapkan tidak hanya memiliki usaha yang berkembang, tetapi juga harapan yang lebih besar bagi generasi berikutnya.
Dukung Anak Keluarga Prasejahtera Tetap BersekolahMengutip data UNICEF, Kindaris menyebut sekitar 4,3 juta anak dan remaja usia 7–18 tahun di Indonesia masih berada di luar sekolah.
Risiko putus sekolah paling tinggi dialami keluarga miskin, penyandang disabilitas, serta anak-anak di wilayah tertinggal.
Sementara itu, berdasarkan data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2025 dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, faktor tidak memiliki biaya menyumbang 20,35 persen dari angka anak yang tidak bersekolah.
"Oleh karena itu kami ingin hadir mendampingi keluarga nasabah tidak hanya dalam usaha, tetapi juga dalam menjaga harapan anak-anak mereka," ujarnya.
Salah satu penerima manfaat program PNM Scholarship adalah Efi Adelya Rachma, siswa kelas 8 di sebuah SLB yang merupakan anak dari nasabah Unit Mekaar Kabat 2 di Banyuwangi, Sinta Ratnasari.
Sinta mengatakan bantuan tersebut sangat membantu memenuhi kebutuhan sekolah anaknya dan berharap semakin banyak keluarga prasejahtera yang dapat menerima manfaat dari program beasiswa tersebut.




