Syaharani Hidupkan Nuansa Broadway di Gedebage Jazz Festival International 2026

republika.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Ribuan penonton memadati Sawarga Courtyard, Summarecon Mall Bandung, Sabtu (27/6/2026), pada hari pertama Gedebage Jazz Festival International 2026. Di pintu masuk area konser, pengunjung tertib mengantre untuk melakukan pemeriksaan tiket dan barang bawaan sebelum memasuki area pertunjukan.

Alunan musik jazz mulai memenuhi area terbuka Sawarga Courtyard sejak sore hari. Festival dibuka sekitar pukul 16.00 WIB melalui kolaborasi Saung Angklung Udjo bersama Barry Likumahuwa & The Rhythm Service yang memadukan kekayaan musik tradisional Sunda dengan sentuhan jazz modern.

Kolaborasi tersebut berhasil mencuri perhatian ribuan penonton yang memadati area konser. Antusiasme penonton mencapai puncaknya saat Barry Likumahuwa & The Rhythm Service membawakan lagu Tabola Bale sebagai penutup penampilan mereka. 

Aransemen jazz yang enerjik membuat atmosfer sore menjelang malam semakin hidup, sementara penonton larut menikmati musik dengan ikut bergoyang mengikuti irama.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Menjelang malam, nuansa internasional semakin terasa dengan hadirnya musisi mancanegara seperti Andrea Cui dari Singapura, Julian Chan dari Malaysia, serta KLCBS Project. Penampilan mereka mendapat sambutan hangat dari penonton yang beberapa kali memberikan tepuk tangan meriah sepanjang pertunjukan.

Salah satu penampilan yang paling mencuri perhatian malam itu datang dari Syaharani bersama Bandung Jazz Orchestra. Penyanyi jazz senior tersebut sukses menghadirkan nuansa Broadway melalui pertunjukan teatrikal yang memadukan musik, tata panggung, serta penampilan para penari berlatar kostum bergaya era 70-an.

Syaharani tampil dengan gaya klasik yang mengingatkan pada Marilyn Monroe. Rambut pirang yang ditata rapi, aksesori kepala, serta gaun hitam elegan semakin memperkuat karakter panggung yang ia bangun sepanjang pertunjukan. 

Berkolaborasi dengan Bandung Jazz Orchestra, ia membawakan sejumlah lagu pilihan seperti Can't Help Falling in Love, My Funny Valentine, hingga tembang klasik Perhaps, Perhaps, Perhaps yang dipopulerkan Doris Day.

Penonton lintas generasi tampak larut menikmati lagu-lagu klasik yang dibawakan Syaharani. Beberapa pasangan bahkan terlihat berdansa waltz mengikuti irama musik, menghadirkan suasana hangat yang jarang ditemui di sebuah festival musik.

Tak hanya bernyanyi, Syaharani aktif berinteraksi dengan penonton. Di sela penampilannya, ia mengungkapkan kekagumannya terhadap perkembangan kawasan Gedebage yang kini semakin hidup sebagai pusat aktivitas baru di Bandung Timur.

Ia menyatakan, ini pertama kalinya tampil di Gedebage Jazz Festival International dan berkolaborasi dengan Bandung Jazz Orchestra. Sebagian besar dari mereka masih kuliah, bahkan ada juga yang masih SMA. 

‘’Itu membuat saya semakin yakin lagu-lagu standar jazz masuk untuk semua umur. Saya sangat senang ada Gedebage Jazz Festival yang memberikan kesempatan bagi mereka terus berkembang. Harapan saya, festival ini bisa semakin besar hingga menjadi kebanggaan Kota Bandung," ujar Syaharani.

Memasuki malam hari, jumlah penonton terus bertambah hingga memenuhi area Sawarga Courtyard. Tidak hanya kalangan dewasa, banyak keluarga yang datang bersama anak-anak hingga orang tua untuk menikmati rangkaian pertunjukan.

Pemandangan tersebut menunjukkan, Gedebage Jazz Festival International mampu menghadirkan pengalaman musik yang dapat dinikmati lintas generasi, sekaligus menjadi ruang berkumpul bagi keluarga dan komunitas pecinta musik.

Setelah jeda singkat, penampilan yang paling dinantikan malam itu akhirnya tiba. Indra Lesmana bersama Sydney Reunion naik ke atas panggung dan langsung disambut tepuk tangan meriah ribuan penonton yang telah memenuhi Sawarga Courtyard sejak sore hari.

Sejak lagu pertama dimainkan, proyek jazz fusion tersebut langsung membawa penonton menikmati eksplorasi musikal yang memadukan improvisasi, groove, dan karakter jazz modern.

Sydney Reunion mempertemukan kembali Indra Lesmana dengan tiga sahabat musikalnya dari Australia, yakni Steve Hunter (bass), Dale Barlow (saksofon), dan Andy Gander (drum), setelah puluhan tahun tidak tampil bersama. 

Chemistry yang terbangun di atas panggung menghadirkan warna jazz fusion yang matang sekaligus penuh spontanitas. Melalui komposisi-komposisi instrumental yang sarat improvisasi, Sydney Reunion menghadirkan pengalaman musikal berkelas internasional. 

Beberapa kali permainan piano Indra Lesmana yang dinamis disambut tepuk tangan panjang dari penonton, terutama saat ia melontarkan improvisasi yang menjadi ciri khas permainannya.

"Saya melihat itu terjadi karena semangat yang luar biasa dari Summarecon yang tidak hanya ingin membangun kawasan, tetapi juga menjadikannya sebagai ruang untuk perkembangan seni, budaya, dan komunitas,’’ kata Indra. 

Ia yakin Gedebage Jazz Festival akan terus berkembang karena fondasi dan infrastrukturnya sudah sangat mendukung.

Salah satu lagu yang dibawakan malam itu adalah A Time for Everything. Di sela penampilannya, Indra juga mengapresiasi perkembangan Gedebage Jazz Festival yang menurutnya semakin matang dari tahun ke tahun.

‘’Terima kasih banget. Kami semua di atas panggung menyampaikan terima kasih kepada yang sudah hadir. Kalian bagian ekosistem musik jazz. Bahkan di tahun ketiga Gedebage Jazz Festival 2026 ini, di depan juga ada exhibiton (pameran)," kata Indra disambut tepuk tangan penonton.

Menutup konser Gedebage Jazz Festival International 2026, Dewa 19 featuring Virzha hadir membawakan beberapa lagu populer seperti Cinta Gila, lalu Perempuan Paling Cantik di Negeriku Indonesia, dilanjutkan lagu legendaris milik Queen, I Want to Break Free, serta Dua Sejoli. Semua penonton tampak ikut bernyanyi bersama.

"Tadi kita bawakan lagu pop. Lagu ini kita bawakan khusus bagi temen-temen penggemar musik jazz. Lagunya berjudul Kosong," kata Ahmad Dhani.

Keseruan Gedebage Jazz Festival International 2026 masih berlanjut pada Ahad (28/6/2026). Hari terakhir festival menghadirkan sejumlah musisi nasional dan internasional.

Di antaranya, B.A.E featuring Takahiro Miyazaki (Jepang), Krakatau Reunion, Erwin Gutawa Tribute to January Christy, Jazzbois asal Hungaria yang akan menjalani debutnya di Indonesia, hingga Maliq & D'Essentials sebagai penampil utama penutup festival.

Memasuki tahun ketiga penyelenggaraannya, Gedebage Jazz Festival kini berkembang menjadi festival jazz berskala internasional yang menghadirkan musisi dari berbagai negara. Festival ini berlangsung di tiga area, yakni Sawarga Courtyard sebagai panggung utama, Atrium Ciunik, dan Downtown Walk, dengan menghadirkan perpaduan konser musik, kolaborasi lintas budaya, serta berbagai aktivitas komunitas.

Selain konser utama, pengunjung juga dapat menikmati Music Market, Live Jazz Corner, hingga berbagai program komunitas yang terbuka untuk umum. Rangkaian kegiatan tersebut melengkapi pengalaman festival sekaligus memperkuat posisi Gedebage Jazz Festival sebagai salah satu agenda musik tahunan di Bandung.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bos Honda Team Asia Puji Kepercayaan Diri Veda Ega Pratama Jelang Balapan Moto3 Belanda 2026
• 14 jam lalukompas.tv
thumb
AS-Iran Lanjut Saling Serang di Selat Hormuz, Kapal Panama Dihantam Drone
• 16 jam laluidxchannel.com
thumb
Link Resmi Nonton Live Streaming Afrika Selatan vs Kanada via HP, Cek di Sini
• 11 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Sejarah Tanjung Verde & Hattrick Dembele Warnai Hari ke-16 Piala Dunia 2026
• 20 jam lalurepublika.co.id
thumb
7 Manfaat Joging, Olahraga Murah dengan Segudang Khasiat
• 13 jam lalucelebesmedia.id
Berhasil disimpan.