JAKARTA, KOMPASTV - Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan pidatonya di sarasehan kebangsaan konvensi, sains, teknologi dan industri Indonesia 2026 yang digelar di Jakarta Internasional Convention Center pada Jumat (26/6/2026) dan Minggu (28/6/2026).
Dalam pidato pembukaan, Prabowo mengingatkan bahwa situasi geopolitik dunia yang dipenuhi konflik menjadi alasan Indonesia harus menjaga persatuan nasional.
Selain itu, Prabowo kembali menegaskan komitmennya terhadap demokrasi.
Ia mengenang pernah empat kali kalah dalam pemilihan presiden, namun tetap menghormati hasil pemilu dan tidak mengganggu pemerintahan yang memperoleh mandat rakyat.
Pada penutupan sarasehan, Prabowo menyoroti perkembangan pesat kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Ia mengingatkan bahwa para pencipta AI sendiri telah memberikan peringatan mengenai potensi risiko teknologi tersebut apabila tidak dikelola dengan baik.
"Sekarang AI, Artificial Intelligence, hampir semua negara sekarang mengejar AI, tidak mau ketinggalan. Tapi bapak-bapak penemu AI sendiri sudah memberi warning bahwa AI ini bisa menjadi repot bagi manusia," kata Prabowo.
Selain isu teknologi, Presiden turut mengungkapkan pemerintah tengah melakukan restrukturisasi besar-besaran terhadap BUMN.
Menurutnya, dari lebih dari 1.000 BUMN yang ada saat ini, lebih dari 200 telah ditutup dan jumlahnya ditargetkan akan dipangkas hingga sekitar 250 perusahaan agar pengelolaannya lebih efisien, transparan, dan berorientasi pada pelayanan kepada masyarakat.
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
Video Editor: Lintang
Penulis : Yuilyana
Sumber : Kompas TV
- pidato presiden
- prabowo subianto
- reformasi bumn
- ai
- rektor guru besar




