Ini 2 Produk Pendorong Penjualan Mobil Suzuki hingga 33,2% Mei 2026

bisnis.com
2 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) membukukan pertumbuhan penjualan ritel akumulatif sebesar 33,2% secara tahunan (year-on-year) dengan realisasi mencapai 30.908 unit sepanjang periode Januari–Mei 2026.

Laju pertumbuhan yang positif pada lima bulan pertama tahun ini ditopang oleh solidnya permintaan pasar pada segmen kendaraan niaga ringan serta kategori sport utility vehicle (SUV).

Mengacu pada data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), khusus untuk kinerja bulanan pada Mei 2026, penjualan ritel pabrikan Jepang ini menyentuh 5.917 unit, melesat 30,8% dari pencapaian Mei tahun lalu yang tertahan di angka 4.523 unit.

Deputy to 4W Sales & Marketing Director Suzuki Indomobil Sales, Donny Saputra, menjelaskan lonjakan kinerja komersial perusahaan berjalan beriringan dengan naiknya kebutuhan mobilitas masyarakat serta kokohnya kepercayaan konsumen terhadap portofolio produk Suzuki.

"Peningkatan ritel 33,2% utamanya didorong oleh tumbuhnya preferensi dan kepercayaan konsumen terhadap produk-produk Suzuki, ditambah momentum tingginya kebutuhan transportasi menjelang Lebaran lalu," ujar Donny kepada Bisnis.

Dari sisi komposisi lini produk, kendaraan niaga ringan New Carry mengukuhkan posisinya sebagai tulang punggung utama bisnis dengan kontribusi dominan mencapai 52,7% terhadap total penjualan ritel korporasi sepanjang periode Januari–Mei 2026. Segmen SUV ikut mengekor di posisi berikutnya melalui kontribusi model XL7 sebesar 17,7% serta impresi positif dari model Fronx yang menyumbang porsi 16,8%.

Baca Juga

  • Penjualan Suzuki Carry Moncer, Sektor Logistik hingga UMKM Jadi Penopang
  • Persaingan Ketat Daihatsu & Suzuki

Donny menilai prospek pasar otomotif nasional secara umum masih sangat terbuka dan potensial, seiring kecenderungan konsumen yang tetap memprioritaskan aspek fungsionalitas armada untuk mendukung mobilitas harian.

"Oleh karena itu, Suzuki akan terus berfokus menyediakan produk yang efisien, layanan purna jual yang terjangkau, serta mengoptimalkan penggunaan komponen lokal untuk menjaga stabilitas harga dan kualitas produk," jelas Donny.

Faktor pendukung penting lain di balik moncernya kinerja penjualan ini adalah dominasi tingkat kandungan dalam negeri. Sebanyak 91% dari total volume kendaraan yang dipasarkan Suzuki di Indonesia merupakan hasil rakitan domestik yang diproduksi langsung melalui fasilitas manufaktur terpadu perusahaan di Cikarang, Jawa Barat.

Kondisi internal pabrikan ini juga sejalan dengan tren pemulihan makro industri otomotif nasional yang mulai merangkak naik sejak awal tahun. Berdasarkan kompilasi data Gaikindo, performa penjualan wholesales(pabrik ke diler) di pasar domestik sukses menembus 359.015 unit atau naik 12,8% secara tahunan, sementara total serapan ritel di tingkat konsumen akhir ikut terkerek naik sebesar 8,8% menjadi 359.490 unit.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Prabowo Beberkan Kunci Negara Maju: Berani Akui Kekurangan dan Cari Solusi, Bukan Menutupi Masalah
• 8 jam laluviva.co.id
thumb
Sekolah Rakyat tambah 30 ribu siswa baru pada tahun ajaran 2026
• 6 jam laluantaranews.com
thumb
Negara Paling Sopan Versi Survei, Juaranya Ada di Asia
• 4 jam laludetik.com
thumb
Ketua Umum LOGIS 08 Apresiasi Respons Cepat Dasco Hadapi Ancaman PHK
• 14 jam lalujpnn.com
thumb
AAUI Beberkan Penyebab Premi Asuransi Kecelakaan Diri Turun 31,3%
• 4 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.