Tak Kunjung Angkat Kaki, Lebanon Tuntut Israel Patuhi Hasil Negosiasi Damai Iran-Amerika

wartaekonomi.co.id
17 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Lebanon memberikan kecaman yang keras untuk Israel. Mereka meminta agar negara tersebut segera mematuhi hasil nota kesepahaman (MoU) damai antara Iran dan Amerika Serikat (AS). Hal itu terutama terkait kewajiban menarik pasukan dari Lebanon. 

Dikutip dari Al Jazeera, Senin (29/6), Ketua Parlemen Lebanon Nabih Berri dan Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf sepakat membentuk sebuah unit pengendalian konflik untuk memantau pelaksanaan hasil perjanjian yang ditandatangani pada 18 Juni lalu.

Baca Juga: Pilih Turun Kembali di Lampung, Terbongkar Rahasia Jokowi Bangun Kesuksesan Politik di Indonesia

Menurut Ghalibaf, pembentukan unit tersebut dilakukan setelah tim perunding menyoroti adanya dugaan pelanggaran yang dilakukan pihak lain selama proses negosiasi dengan Amerika Serikat di Swiss.

Ia menjelaskan bahwa penghentian perang, pemulangan warga yang mengungs, serta penarikan penuh pasukan dari wilayah pendudukan merupakan bagian penting dalam poin pertama nota kesepahaman tersebut.

Sementara Nabih Berri mengatakan bahwa pihaknya mengecam Israel. Menurutnya, negara tersebut  berupaya mengabaikan kedaulatan dan keutuhan wilayahnya sebagaimana diatur dalam MoU.

Berri juga buka suara terkait dengan kesepakatan yang dimediasi oleh Amerika Serikat dari Israel dan Lebanon. Ia menyebut kerangka kesepakatan itu sebagai bentuk "konspirasi dan adu domba" apabila tidak disertai penghormatan terhadap isi perjanjian yang telah disepakati.

Sebelumnya, Amerika Serikat menyatakan kedua belah telah mencapai kerangka kesepakatan yang ditujukan untuk mewujudkan perdamaian dan keamanan jangka panjang.

Namun, Israel masih terus melakukan aktivitas militer di wilayah selatan dari Lebanon. Israel di sisi lain juga melaporkan seorang perwira militer tewas dan seorang prajurit terluka akibat serangan dari Hizbullah di Lebanon Selatan.

Baca Juga: Di Balik Pisah Jadwal Sidang Roy Suryo dan Dokter Tifa, Jokowi Ternyata Akan Dibuat Terpojok

Situasi itu menimbulkan kekhawatiran bahwa implementasi perjanjian damai masih menghadapi tantangan di lapangan meski kerangka kesepakatan telah diumumkan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BPJPH Kebut Sertifikasi Halal Demi Penguatan Ekosistem Halal Nasional
• 10 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pemenang Logo HUT Ke-81 RI Raih Hadiah Rp100 Juta, Menekraf: Ada Bonus dari Presiden
• 5 jam lalumatamata.com
thumb
Kemenkes Kirim Tim Investigasi ke TTU, Dalami Kasus Meninggalnya Dokter Icha
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Dulu Pamer Banyak Gol agar Dilirik Timnas Indonesia, Nasib Playmaker Eropa Ini Sekarang Tuai Sorotan
• 11 jam laluviva.co.id
thumb
Hobi Makan Manis? Ini 5 Dampak Buruk Konsumsi Gula Berlebihan-Tips Kesehatan
• 4 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.