TEHERAN, KOMPAS.TV - Iran mengungkapkan telah membuat senjata canggih selama berperang dengan Amerika Serikat (AS)-Israel.
Hal itu diungkapkan Juru Bicara Angkatan Bersenjata Iran Brigadir Jenderal Mohammad Akraminia, Minggu (28/6/2026).
Pada pernyataannya Akraminia mengatakan pada hari-hari terakhir Perang Ramadan, Iran telah mengerahkan drone baru yang tahap penelitiannya telah dimulai sebelumnya.
Baca Juga: Reaksi Netanyahu atas Kesepakatan Israel-Lebanon, Menyebutnya Pukulan Telak untuk Iran-Hizbullah
“Kami mampu mengoperasikannya tepat di tengah perang. Selain itu, kami mengoptimalkan rudal yang digunakan oleh Angkatan Bersenjata, baik Angkatan Darat maupun Korps Garda Revolusi Iran (IRGC), dan memproduksinya dengan kualitas jauh lebih tinggi,” ucapnya dikutip dari Mehr.
“ni menunjukkan bahwa meskipun kami menggunakan perangkat keras yang sudah ada, kami tidak mengabaikan penelitian dan pengembangan,” tambah Akraminia.
Ia mengatakan bahwa Angkatan Darat secara serius mengejar rencana di dua bidang, yaitu produksi dalam negeri dan pembelian peralatan canggih dari negara-negara sahabat.
Akraminia mengomentari kemajuan terbaru angkatan bersenjata Iran di bidang produksi berbagai macam senjata.
“Drone yang kami perkenalkan pada hari-hari terakhir perang jauh lebih canggih daripada generasi sebelumnya, seperti Arash-2,” tuturnya.
“Kami akan segera memberitahu bangsa Iran tentang kemampuannya. Kami akan menggunakan terobosan besar ini untuk membangun masa depan yang lebih aman dan lebih kuat,” tambahnya.
Penulis : Haryo Jati Editor : Gading-Persada
Sumber : Mehr News
- iran
- senjata canggih
- drone
- amerika serikat
- mohammad akraminia




