Pekerja Migran Indonesia Viral Wajah Bersimbah Darah di Libya, Kemlu Ungkap Kondisi Terbaru AJ

disway.id
10 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID -- Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI bersama Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tripoli tengah menangani kasus pekerja migran Indonesia (PMI) berinisial AJ yang berada di Benghazi, Libya Timur usai videonya viral di media sosial dengan wajah berlumuran darah sambil meminta dipulangkan dari Libya

Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI, Heni Hamidah memastikan saat ini kondisi AJ dalam keadaan aman, sehat, dan tidak mengalami cidera/luka.

"KBRI Tripoli telah memastikan saat ini kondisi AJ dalam keadaan aman, sehat, dan tidak mengalami cidera/luka," kata Heni dalam keterangannya, Senin, 29 Juni 2026.

BACA JUGA:Siapa Sosok Anggota DPRD TTU Diduga Intimidasi Dokter Icha Pakaenoni hingga Meninggal Dunia?

"KBRI Tripoli bersama pihak-pihak terkait, termasuk AJ dan pihak majikan, masih terus melakukan pendalaman untuk memperoleh gambaran yang utuh mengenai kronologi kejadian," sambungnya.

Berdasarkan hasil penelusuran yang dilakukan bersama agensi setempat, AJ diketahui telah bekerja di Benghazi, Libya Timur, sejak Maret 2025.

Namun, keberangkatannya ke Libya disebut melalui jalur penempatan yang tidak sesuai prosedur oleh pihak sponsor.

Kemlu RI melalui KBRI Tripoli akan terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait dan otoritas setempat untuk penanganan kasus ini.

"Kementerian Luar Negeri kembali mengimbau masyarakat yang berencana bekerja di luar negeri agar menggunakan jalur prosedural sesuai ketentuan yang berlaku untuk memastikan pelindungan hak-hak dan keselamatan pekerja," jelasnya.

BACA JUGA:Cek Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Senin, 29 Juni 2026: Berawan Sepanjang Hari!

Sebelumnya, seorang perempuan diduga menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) berinisial AJ di luar negeri.

Dengan wajah berlumuran darah dan tangis sesenggukan, korban memohon pertolongan agar segera dipulangkan ke Indonesia.

AJ memohon bantuan kepada Presiden Prabowo Subianto dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi agar segera dipulangkan ke Tanah Air.

Ia mengaku tidak sanggup lagi bekerja karena beban kerja yang melebihi batas kemampuannya.

"Saya hanya ingin pulang. Tolong Bapak Presiden dan Bapak KDM (Dedi Mulyadi). Saya sudah tidak sanggup lagi, lelah,” ujar AJ.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Amankan Beban Masa Lalu, KAEF Perkuat Bisnis Hulu dan Hilir Lewat BBO dan Senior Care
• 6 jam laluidxchannel.com
thumb
Sopir Angkot Kembali Geruduk Kantor Dishub Bogor, 2 Bus Stop Akhirnya Dinonaktifkan
• 2 jam lalukompas.com
thumb
Veda Ega Pratama Nyaris Pimpin Balapan, Harapan Podium Pupus usai Crash di Moto3 Belanda 2026
• 20 jam laluviva.co.id
thumb
Ramalan Keuangan Shio 30 Juni 2026: Kuda Untung, Naga Hati-hati
• 11 jam lalutvonenews.com
thumb
3 Pelaku Penyerangan Bom Molotov di Makassar Dibekuk Polisi
• 18 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.