Armada dari 31 Negara Mengikuti Latihan Militer RIMPAC, Perkuat Efek Penangkalan terhadap Partai Komunis Tiongkok

erabaru.net
10 jam lalu
Cover Berita

EtIndonesia.com Latihan militer maritim multinasional terbesar di dunia, Rim of the Pacific Exercise (RIMPAC) 2026, resmi digelar di Pearl Harbor, Hawaii. Personel angkatan laut, darat, dan udara dari 31 negara mengikuti latihan operasi gabungan yang bertujuan menjaga kawasan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka. Menurut laporan ini, latihan tersebut juga memiliki nilai strategis sebagai bentuk penangkalan bersama terhadap peningkatan kekuatan militer Partai Komunis Tiongkok (PKT).

Mengusung Tema “Partners: Integrated and Prepared”

Latihan tahun ini mengangkat tema “Partners: Integrated and Prepared” (Mitra: Terintegrasi dan Siap).

Komandan Pasukan Gabungan sekaligus Wakil Panglima Armada Pasifik Amerika Serikat, Laksamana Madya Jeffrey Jablon, mengatakan bahwa tidak ada pihak yang menginginkan perang, dan penangkalan melalui kekuatan merupakan cara untuk menjaga perdamaian.

Ia mengatakan: “Latihan tahun ini memiliki makna khusus karena bertepatan dengan peringatan 250 tahun berdirinya Amerika Serikat. Selama 250 tahun, Amerika Serikat bersama sekutu dan mitranya telah membangun hubungan yang kuat dan berkelanjutan berdasarkan kepercayaan, saling menghormati, dan kepentingan bersama.”

Melibatkan Sekitar 30.000 Personel

RIMPAC 2026 melibatkan sekitar:

Tiongkok Kembali Tidak Diundang

Latihan gabungan ini menyoroti bahwa sejak 2018, setelah Amerika Serikat mencabut undangan kepada Tiongkok karena isu militerisasi di Laut Tiongkok Selatan, Beijing telah lima kali berturut-turut tidak mengikuti latihan RIMPAC.

Di tengah meningkatnya pembangunan kekuatan militer Tiongkok dalam beberapa tahun terakhir, situasi di Selat Taiwan dan Laut Tiongkok Selatan terus menjadi perhatian internasional.

Menurut laporan ini, kondisi tersebut semakin menegaskan pentingnya kerja sama militer antara Amerika Serikat dan para sekutunya di kawasan Indo-Pasifik, sekaligus memperkuat kemampuan penangkalan bersama.

Korea Selatan Memegang Peran Baru

Latihan tahun ini juga menghadirkan perkembangan baru.

Untuk pertama kalinya, Angkatan Laut Korea Selatan dipercaya memimpin Komando Pasukan Gabungan Maritim, yang dipandang sebagai simbol meningkatnya peran sekutu dalam menjaga keamanan kawasan.

Selain itu, latihan juga akan menguji berbagai kemampuan tempur baru, antara lain:

Latihan ini bertujuan menunjukkan arah perkembangan operasi militer gabungan di masa depan.

Sumber : NTD Television


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bursa Transfer Timnas Indonesia: Emil Audero Terima Kabar Baik dari Media Italia, Klub Peminat Muncul
• 14 jam laluviva.co.id
thumb
Inter Milan Dapat Kabar Baik dari Udinese, Bek Idaman Mereka Kian Dekat Merapat ke Giuseppe Meazza Musim Panas Ini
• 5 menit lalutvonenews.com
thumb
Biaya Hidup Dinamis, Orang Tua Kian Cermat Susun Anggaran Kebutuhan Sekolah Anak
• 2 jam lalurepublika.co.id
thumb
Presiden Targetkan BUMN Tinggal 250 Perusahaan, Dony Pastikan tak Ada PHK
• 14 jam lalurepublika.co.id
thumb
Keterangan Tiga Pakar Hukum Bakal Tentukan Nasib Husniah Talenrang dalam Kasus Perselingkuhan
• 14 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.