Biaya Hidup Dinamis, Orang Tua Kian Cermat Susun Anggaran Kebutuhan Sekolah Anak

republika.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Masa libur sekolah tidak hanya menjadi waktu bagi anak untuk beristirahat dan menikmati kebersamaan dengan keluarga, tetapi juga menjadi periode penting bagi orang tua untuk mulai mempersiapkan kebutuhan tahun ajaran baru.

Berbagai kebutuhan seperti buku tulis, alat tulis, tas sekolah, sepatu, hingga perlengkapan penunjang lainnya mulai masuk dalam daftar belanja rumah tangga. Di tengah kondisi biaya hidup yang dinamis, banyak keluarga dituntut untuk lebih cermat dalam mengatur pengeluaran agar kebutuhan pendidikan anak tetap terpenuhi.

Sebuah survei global dari KPMG mencatat bahwa banyak orang tua memperkirakan adanya peningkatan anggaran untuk kebutuhan sekolah dibandingkan tahun sebelumnya. Kondisi ini membuat sebagian keluarga semakin selektif dalam merencanakan pembelian, termasuk membandingkan harga dan mencari tempat belanja yang dinilai lebih efisien.

Dita Widya, ibu rumah tangga asal Bekasi, Jawa Barat, mengaku sudah mulai menyusun anggaran kebutuhan sekolah anak-anaknya sejak memasuki masa libur sekolah. Sebagai ibu dari tiga anak dengan jenjang pendidikan yang berbeda, ia harus memastikan setiap kebutuhan dapat terpenuhi tanpa mengganggu pos pengeluaran rumah tangga lainnya.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Ia menuturkan bahwa salah satu tantangan menjelang tahun ajaran baru adalah menjaga agar pengeluaran tetap sesuai dengan perencanaan yang telah dibuat.

Dalam proses tersebut, ia kerap membandingkan harga perlengkapan sekolah di sejumlah tempat sebelum berbelanja.

Menurut Dita, kepastian harga menjadi salah satu faktor yang membantu dirinya dalam mengatur anggaran keluarga.

“Kalau diingat, harga perlengkapan sekolah yang aku beli untuk kakaknya tahun lalu masih sama dengan harga perlengkapan sekolah yang aku beli untuk adiknya tahun ini. Buat ibu-ibu seperti aku, itu sangat membantu karena jadi lebih mudah mengatur anggaran belanja. Saat kita tahu harganya tetap sama dan tidak naik, rasanya lebih tenang saat berbelanja,” ujar Dita.

Ia menambahkan, kestabilan harga membantu dirinya memperkirakan kebutuhan belanja tanpa harus khawatir adanya kenaikan mendadak di tengah proses persiapan sekolah anak.

Selain harga, kemudahan mendapatkan berbagai kebutuhan sekolah dalam satu tempat juga menjadi pertimbangan tersendiri bagi sejumlah orang tua.

Kebutuhan yang dicari umumnya meliputi sepatu dan kaus kaki, buku tulis, alat tulis, tas sekolah, hingga perlengkapan menggambar dan mewarnai yang juga dapat digunakan anak selama masa liburan.

Suryani, warga Lampung, mengaku kebutuhan seperti kaus kaki sekolah harus rutin dibeli karena intensitas penggunaan yang tinggi dan pertumbuhan anak yang cepat. Menurut dia, kemudahan mendapatkan berbagai perlengkapan dalam satu lokasi membuat proses belanja menjadi lebih praktis.

Hal serupa disampaikan Siti Khadijah, warga Medan, yang menilai keberagaman produk alat tulis menjadi salah satu pertimbangan saat berbelanja kebutuhan sekolah anak.

Menjelang tahun ajaran baru, berbagai pelaku ritel turut menghadirkan program perlengkapan sekolah untuk membantu keluarga memenuhi kebutuhan pendidikan anak.

Melalui program Back-To-School, MR.D.I.Y. Indonesia menghadirkan berbagai perlengkapan sekolah dengan potongan harga hingga 50 persen. Program ini ditujukan untuk membantu keluarga mempersiapkan kebutuhan tahun ajaran baru dengan lebih efisien di tengah kebutuhan rumah tangga yang terus meningkat.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Penerima Beasiswa LPDP Wajib Kembali ke Indonesia, Kontrak Kini Diperketat
• 18 menit lalusuarasurabaya.net
thumb
Armada dari 31 Negara Mengikuti Latihan Militer RIMPAC, Perkuat Efek Penangkalan terhadap Partai Komunis Tiongkok
• 10 jam laluerabaru.net
thumb
Berkaca Kasus Kematian Dokter Icha, Faskes Wajib Perkuat Sistem Perlindungan Nakes dari Intimidasi
• 6 jam laludisway.id
thumb
Lepas Pelatih dan Perombakan Besaran-besaran, Borneo FC Pikul Beban Berat
• 2 jam lalubola.com
thumb
Russell taklukkan panas GP Austria untuk kejar Antonelli
• 23 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.