Dibuka Menguat Awal Pekan, IHSG Diprediksi Bergerak Mendatar

suarasurabaya.net
12 jam lalu
Cover Berita

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka menguat 35,90 poin atau 0,61 persen ke posisi 5.932,03 pada, Senin (29/6/2026) pagi. Sementara itu, kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 naik 0,98 poin atau 0,17 persen ke posisi 584,70.

Meski demikian, IHSG diprediksi bergerak mendatar, karena pelaku pasar masih mencermati sejumlah data ekonomi domestik dan global yang akan dirilis sepanjang pekan ini. Liza Camelia Suryanata Head of Research Kiwoom Sekuritas Indonesia mengatakan, secara teknikal IHSG masih berada dalam fase konsolidasi.

“Secara teknikal, pergerakan indeks masih berada dalam fase konsolidasi dengan pelaku pasar mencermati kemampuan IHSG bertahan di area support 5.882 atau 5.688 atau 5.520, sementara resistance terdekat berada pada kisaran 5.996-6.013 atau 6.097 atau 6.221–6.287,” ujar Liza dalam kajiannya di Jakarta, Senin, yang dikutip Antara.

Dari mancanegara, pelaku pasar akan mencermati sejumlah data ekonomi penting pekan ini. Di antaranya data Job Openings and Labor Turnover Survey (JOLTs) Amerika Serikat (AS), pidato Kevin Warsh Gubernur The Fed, data Non-Farm Payrolls (NFP) AS, tingkat pengangguran AS, PMI manufaktur China, serta inflasi Zona Euro.

Selain itu, perhatian investor masih tertuju pada perkembangan geopolitik di Timur Tengah. Sentimen sedikit membaik setelah AS dan Iran menandatangani kesepakatan damai sementara, yang membuka peluang kembali beroperasinya Selat Hormuz.

“Kesepakatan tersebut meredakan kekhawatiran gangguan pasokan energi global, sehingga turut menekan harga minyak dunia dan membantu menjaga stabilitas sentimen pasar keuangan,” ujar Liza.

Investor juga terus mencermati prospek kebijakan moneter The Fed setelah data inflasi PCE AS dirilis sesuai ekspektasi pasar. Data tersebut membuat investor sedikit mengurangi ekspektasi penurunan suku bunga The Fed pada tahun ini.

“Selain itu, meningkatnya ekspektasi bahwa The Fed masih akan mempertahankan kebijakan moneter yang ketat, menjadi salah satu faktor yang membatasi penguatan aset berisiko,” ujar Liza.

Dari dalam negeri, pelaku pasar akan mencermati data PMI Manufaktur Indonesia, inflasi Juni, serta neraca perdagangan. Data tersebut akan menjadi indikator untuk melihat kekuatan aktivitas ekonomi dan arah kebijakan moneter Bank Indonesia (BI).

Sementara itu, Purbaya Yudhi Sadewa Menteri Keuangan optimistis perekonomian Indonesia mampu tumbuh hingga delapan persen. Optimisme itu didorong oleh fondasi ekonomi nasional yang semakin kuat, reformasi fiskal yang berlanjut, serta meningkatnya kontribusi investasi dan sektor swasta terhadap pertumbuhan ekonomi.

Pemerintah juga menegaskan bahwa proses restitusi pajak tidak mengalami perlambatan maupun penahanan. Hingga empat bulan pertama 2026, pemerintah telah mencairkan restitusi sekitar Rp160 triliun.

Jumlah tersebut setara dengan total restitusi yang dicapai dalam sembilan bulan pada tahun sebelumnya. Jika tren itu berlanjut, total restitusi sepanjang tahun diperkirakan dapat mencapai sekitar Rp500 triliun.

Pada perdagangan Jumat (26/6/2026) pekan lalu, bursa Eropa kompak melemah. Euro Stoxx 50 turun 0,73 persen, FTSE 100 Inggris melemah 0,21 persen, DAX Jerman turun 1,29 persen, dan CAC 40 Prancis melemah 0,55 persen.

Bursa AS Wall Street juga ditutup melemah. Dow Jones Industrial Average turun 0,09 persen, S&P 500 melemah 0,05 persen, dan Nasdaq Composite turun 0,24 persen.

Sementara itu, bursa saham regional Asia pagi ini bergerak bervariasi. Nikkei melemah 0,84 persen ke 68.780,00, Shanghai turun 0,64 persen ke 4.001,48, Hang Seng menguat 1,00 persen ke 22.899,00, dan Straits Times melemah 0,08 persen ke 5.187,90. (ant/bil/iss)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Investigasi UBK Ungkap Aliran Dana Rp 20 Juta: Berasal dari Oknum Polisi, Dibagikan ke Pengurus BEM
• 17 jam lalukompas.com
thumb
Surabaya Dorong Investasi Berkualitas yang Berdampak Langsung bagi Kesejahteraan Warga
• 14 jam lalupantau.com
thumb
AS dan Iran Akan Bertemu di Qatar Bahas Selat Hormuz
• 14 jam laluidxchannel.com
thumb
"Itu Tulang Punggung Saya" Tangis Istri Ojol yang Tewas Ditabrak Truk di Simpang Unisma
• 4 jam lalukompas.com
thumb
Gerak AC Milan di Bursa Transfer Makin Agresif, Siap Bakar Uang Lagi demi Bajak Wonderkid Sensasional Liga Portugal Musim Panas Ini
• 10 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.