-
-
-
-
-
Rangkaian perjalanan Silahturahmi Kebangsaan (Kerakyatan) Jokowi selama tiga hari di Lampung berakhir hari ini, Minggu (28/6). Serangkaian kegiatan menjadi penutup agenda kerakyatan di Kota Tapis Berseri sebelum terbang kembali ke Jakarta dan melanjutkan perjalanan ke kediamannya di Solo.
Perjalanan tiga hari di Lampung meninggalkan selaksa cerita penuh arti. Loyalitas para relawan, semangat para kader PSI, dan antusiasme masyarakat adalah realitas sosial politik yang membuat agenda Silahturahmi Jokowi memiliki roh yang kuat.
Relawan loyalis Jokowi hadir di setiap titik yang didatanginya seperti barikade yang tak tergerus waktu. Mereka menyambut Jokowi dengan kehangatan, penuh keakraban, dan rasa hormat, layaknya menyambut saudara tua yang kembali ke kampung halaman setelah dua tahun merantau. "Jokowi adalah kita", tagline kampanye Jokowi sejak Pilgub DKI rasanya tak terdegradasi arti dan maknya.
Kehadiran para relawan loyalis membuat Jokowi merasa berada di rumah sendiri di setiap titik yang didatanginya. Perasaan berada di rumah sendiri itu diteguhkan oleh lautan massa yang setia menunggu kedatangannya bahkan sampai berjam-jam. Sikap mereka pun tak berubah, merasa "Jokowi adalah kita". Mereka nekat menerobos barikade pengawal dan barisan relasan serta kader PSI yang memagari Jokowi hanya sekedar untuk bisa melihat Jokowi dari dekat, bersalaman lalu berfoto bersama.





