Jakarta, VIVA – Jumlah korban tewas akibat dua gempa bumi dahsyat yang mengguncang Venezuela terus bertambah. Hingga Minggu, 29 Juni 2026, korban meninggal dunia dilaporkan mencapai 1.450 orang, sementara ribuan lainnya mengalami luka-luka dan puluhan ribu warga terdampak bencana.
Presiden Majelis Nasional Venezuela, Jorge Rodriguez, menyampaikan bahwa proses pencarian dan penyelamatan masih berlangsung di sejumlah wilayah yang terdampak gempa. Pemerintah terus mengerahkan personel untuk menemukan korban yang masih tertimbun reruntuhan.
Dalam pidato yang disiarkan melalui televisi, Rodriguez mengungkapkan bahwa selain korban meninggal, lebih dari 3.150 orang mengalami luka-luka akibat bencana tersebut.
Rodriguez menjelaskan, sedikitnya 12.721 orang terpaksa mengungsi atau terdampak langsung oleh gempa yang mengguncang wilayah negara bagian Yaracuy.
Selain menimbulkan korban jiwa, gempa juga menyebabkan kerusakan cukup parah pada infrastruktur. Hingga kini tercatat sebanyak 774 bangunan mengalami keruntuhan akibat guncangan berkekuatan besar tersebut.
Pemerintah Venezuela masih terus melakukan pendataan terhadap kerusakan yang ditimbulkan, termasuk kemungkinan bertambahnya jumlah korban maupun bangunan yang rusak.
Operasi Penyelamatan Masih BerlangsungUpaya pencarian korban masih terus dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri atas berbagai unsur penyelamat.
Rodriguez mengatakan lebih dari 25.000 personel diterjunkan dalam operasi kemanusiaan tersebut. Mereka berasal dari unsur penyelamat, militer, kepolisian, perlindungan sipil, Palang Merah, hingga berbagai organisasi kemanusiaan lainnya.
Seluruh personel dikerahkan untuk mempercepat proses evakuasi korban sekaligus memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak gempa.
Bantuan Internasional Ikut DikerahkanSelain melibatkan personel dalam negeri, Venezuela juga menerima dukungan dari tim penyelamat internasional.
Menurut Rodriguez, sebanyak 2.624 personel dari berbagai negara turut membantu operasi pencarian dan penyelamatan.
Tim tersebut didukung oleh 137 anjing pelacak yang digunakan untuk mencari korban di bawah reruntuhan bangunan.
Selain itu, sebanyak 49 kendaraan pendukung juga dikerahkan guna mempercepat distribusi bantuan dan mendukung operasi penyelamatan di berbagai lokasi terdampak.
Jumlah Korban Terus BertambahSehari sebelumnya, Sabtu, Rodriguez melaporkan jumlah korban meninggal sebanyak 1.430 orang dengan 3.238 korban luka.
Data terbaru menunjukkan jumlah korban tewas kembali meningkat menjadi 1.450 orang, meski jumlah korban luka yang dilaporkan kini tercatat lebih dari 3.150 orang.





