Jakarta, tvOnenews.com - Rumor yang mengaitkan Mason Mount dengan AC Milan pada bursa transfer musim panas 2026 dipastikan meredup. Manchester United dikabarkan masih menganggap gelandang asal Inggris itu sebagai bagian penting dari proyek jangka panjang klub.
Spekulasi mengenai masa depan Mount sempat menghangat setelah muncul laporan yang menyebut namanya ditawarkan kepada Rossoneri. Kehadiran Ruben Amorim sebagai pelatih anyar AC Milan membuat isu tersebut semakin ramai diperbincangkan.
Amorim memang tengah memburu tambahan amunisi di sektor gelandang serang. Pelatih asal Portugal itu ingin menghadirkan pemain yang mampu menambah kreativitas sekaligus mendukung gaya permainan menyerang yang akan diterapkannya.
Nama Mount pun dinilai sesuai dengan kebutuhan tersebut. Gelandang berusia 27 tahun itu memiliki kemampuan menghubungkan lini tengah dan lini depan, serta dikenal piawai menciptakan peluang.
Laporan awal bahkan menyebut Amorim tidak keberatan jika mendapat kesempatan bereuni dengan Mount. Pengalaman dan karakter permainan sang pemain dianggap cocok untuk memperkuat Rossoneri pada musim 2026/2027.
Namun, perkembangan terbaru justru mengarah sebaliknya. Peluang Mount hengkang ke San Siro kini disebut sangat kecil karena Manchester United tidak memiliki rencana melepasnya.
Jurnalis Manchester Evening News, Steven Railston, melaporkan bahwa Mount masih menjadi bagian penting dari proyek klub. Manajemen Setan Merah tetap menaruh kepercayaan besar kepada mantan pemain Chelsea tersebut.
Manchester United bahkan disebut ingin membangun skuad dengan Mount sebagai salah satu pilar utama. Klub percaya sang gelandang masih memiliki peran besar, baik untuk musim depan maupun dalam proyek jangka panjang.
Hingga saat ini, belum ada komunikasi resmi antara AC Milan dan Manchester United terkait kemungkinan transfer tersebut. Kondisi itu membuat isu kepindahan Mount ke Italia semakin kehilangan dasar yang kuat.
Meski bursa transfer masih berlangsung, belum adanya pembicaraan antarklub menjadi sinyal bahwa peluang tercapainya kesepakatan masih sangat tipis. Manchester United juga belum menunjukkan indikasi membuka pintu negosiasi.
Di sisi lain, Amorim dipastikan belum menghentikan pencarian gelandang serang baru. Pelatih berusia 41 tahun itu masih membutuhkan pemain kreatif yang mampu meningkatkan kualitas permainan Milan di sepertiga akhir lapangan.




