Bisnis.com, SEMARANG — Perum Bulog melakukan inspeksi mendadak ke fasilitas produksi Minyakit milik PT Kusuma Mukti Remaja (PT KMR) di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Inspeksi tersebut dilakukan menyusul adanya aduan masyarakat mengenai produk MinyaKita yang diduga berbau solar.
Bulog menerima pengaduan warga penerima bantuan pangan berupa MinyaKita yang berasal dari sejumlah daerah seperti Kabupaten Karanganyar, Klaten, dan Wonogiri.
Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan bahwa inspeksi ke pabrik MinyaKita dilakukan untuk memastikan seluruh proses produksi berjalan sesuai standar mutu, keamanan pangan, dan higienitas sehingga produk MinyaKita yang didistribusikan kepada masyarakat memenuhi persyaratan kualitas, aman, dan layak dikonsumsi.
Dalam sidak tersebut,Rizal meninjau seluruh tahapan produksi, mulai dari penerimaan bahan baku, proses pengolahan, pengemasan, hingga penyimpanan produk. Selain itu, dilakukan pengecekan terhadap kondisi fasilitas produksi guna memastikan penerapan standar kualitas dan higienitas oleh pihak produsen sebagai bentuk komitmen menjaga mutu pangan yang disalurkan kepada masyarakat.
“Sebagai bentuk perlindungan kepada masyarakat, seluruh produk MinyaKita produksi PT KMR yang telah terdistribusi kami perintahkan untuk segera ditarik. Selanjutnya dilakukan pengujian laboratorium agar penyebabnya dapat dipastikan secara ilmiah dan menjadi dasar langkah berikutnya," ujarnya dalam siaran pers, Senin (29/6/2026).
Rizal menambahkan, perlindungan terhadap masyarakat merupakan prioritas utama. Oleh karena itu, setiap produk yang diduga tidak memenuhi standar mutu harus segera ditarik dari peredaran sambil menunggu hasil pengujian laboratorium.
Perum Bulog berkomitmen terus menjaga kualitas setiap komoditas pangan yang disalurkan kepada masyarakat. Bersama para mitra, Bulog akan memperkuat pengawasan di seluruh rantai pasok guna memastikan seluruh produk pangan yang diterima masyarakat aman, bermutu, dan layak dikonsumsi.





