AS dan Iran Sepakat Hentikan Saling Serang, Segera Kembali ke Meja Perundingan

kumparan.com
9 jam lalu
Cover Berita

Amerika Serikat (AS) dan Iran sepakat menghentikan serangan terhadap satu sama lain. Kedua negara juga sepakat melanjutkan perundingan guna mengakhiri konflik di Timur Tengah.

Informasi tersebut disampaikan seorang pejabat AS yang identitasnya dirahasiakan pada Minggu (28/6) malam.

Dalam beberapa hari terakhir, Iran dan AS terlibat aksi saling serang. Padahal, pada 17 Juni 2026 kedua negara telah menyepakati MoU gencatan senjata yang diharapkan menjadi langkah awal menuju perdamaian.

Dalam kesepakatan sementara itu, Iran diminta mengizinkan kapal-kapal kargo komersial kembali melintasi Selat Hormuz. Sebagai imbalannya, AS berkomitmen menghentikan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.

Pekan lalu, Iran menyerang sebuah kapal komersial di Selat Hormuz karena melintas tanpa mentaati prosedur yang mereka tetapkan. AS membalas dengan menyerang wilayah Iran. Iran balas membalas dengan menyerang fasilitas AS di Bahrain dan Kuwait.

Setelah ketegangan kembali memuncak, seorang pejabat AS memastikan kedua negara akan kembali ke meja perundingan.

"Pembicaraan teknis dijadwalkan untuk dilanjutkan di semua bidang MoU," kata pejabat AS kepada AFP melalui email.

"Kedua pihak akan menghentikan serangan untuk sementara waktu dan kapal-kapal dapat bergerak bebas," lanjutnya.

Pejabat AS tersebut tidak mengungkapkan lokasi perundingan lanjutan antara AS dan Iran. Namun, sumber lain menyebut perundingan akan digelar pada Selasa (30/6) di Qatar.

Sementara itu, CNN melaporkan seorang pejabat pemerintahan Donald Trump memastikan AS dan Israel sepakat menghentikan serangan untuk sementara waktu. CNN juga menyebut perundingan AS-Iran akan berlangsung di Doha, ibu kota Qatar.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ketum TP Posyandu Apresiasi Langkah Belu Mulai Registrasi Posyandu 6 SPM
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
iPhone 18e ikuti jejak pendahulu, tak bakal dibekali layar ProMotion
• 2 jam laluantaranews.com
thumb
Bos Bursa Baru Bidik Market Cap Rp30.000 T, Masuk 10 Besar Dunia
• 9 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Canda Menkes ke Menimipas: Tahun Depan Sudah Lansia, Mesti Banyak Buat Amal
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
1 Pelaku Pelemparan Bom Molotov di Koja Jakut Masih Buron
• 1 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.