Jakarta (ANTARA) - Apple dikabarkan tidak bakal melengkapi ponsel pintar terjangkau generasi barunya iPhone 18e dengan layar ProMotion sehingga membuat ponsel ini mungkin memiliki kecepatan refresh layar yang sama dengan pendahulunya iPhone 17e.
Kabar ini datang dari pembocor teknologi di Weibo Digital Chat Station seperti dilaporkan oleh Macrumors, Senin.
Pembocor teknologi ini membagikan informasi tersebut sembari membahas rencana produk yang akan dirilis Apple di 2027 dan mengklaim bahwa iPhone generasi berikutnya dari seri paling terjangkau akan menggunakan panel layar TFT silikon polikristalin suhu rendah (LTPS) dan akan memiliki refresh rate 60 Hz.
Baca juga: iPhone Air 2 dan iPhone 18e dikabarkan rilis 2027
Kecepatan refresh itu sama dengan yang diusung Apple pada model yang saat ini beredar di pasaran yaitu iPhone 17e.
Apabila bocoran ini benar, maka iPhone 18e tidak akan memiliki fitur ProMotion yang mengusung refresh rate 120Hz serta tidak memiliki teknologi Always-On Display.
Padahal fitur itu harusnya ada di semua jajaran iPhone 18 baik seri reguler maupun seri Pro yang akan datang.
Baca juga: iPhone 17e resmi debut dengan chip A19 hingga dukungan MagSafe
Bisa dibilang Apple belum melakukan perubahan besar pada ponsel paling terjangkaunya. Bahkan jika dibandingkan dengan kompetitornya di rentang harga serupa (mulai dari sekitar Rp13 jutaan), sudah banyak ponsel pintar dari Android yang dibekali layar 120Hz.
Kabar dari Digital Chat Station ini tampaknya kuat mengingat pada awal tahun ada juga laporan dari Korea Selatan yang menyebut Apple tidak akan menggunakan panel oksida polikristalin suhu rendah (LTPO) untuk seri terjangkaunya hingga generasi keempat.
Penggunaan LTPO secara teknis sebenarnya membuat layar mampu menyesuaikan kecepatan refresh secara dinamis antara 1-120 Hz.
Baca juga: iPhone 17e diperkirakan meluncur bulan Maret
Perubahan mungkin akan dilakukan Apple pada 2028, dan sebagian besar bergantung pada pengembangan teknologi layar "LTPO+" yang dikerjakan oleh perusahaan yang berasal dari AS tersebut.
Teknologi yang tengah dikembangkan Aple tersebut menggabungkan semikonduktor oksida baik pada transistor switching maupun drive. Layar ini juga diyakini hanya menggunakan daya baterai yang lebih sedikit.
Apple dilaporkan berencana menggunakan LTPO+ untuk model kelas atasnya pada 2028, termasuk versi baru iPhone Air dan iPhone lipat yang akan datang.
Baca juga: iPhone 17e kemungkinan dirilis dalam bulan ini
Jika itu berhasil maka nantinya gawai lainnya termasuk ponsel paling terjangkaunya bisa merasakan panel LTPO standar.
Tetapi ternyata jika teknologi baru tersebut belum siap tepat waktu, hal itu dapat menunda penggunaan panel LTPO untuk iPhone 19e, jadi belum ada yang pasti.
Baca juga: Harga lebih terjangkau, ini bocoran layar dan desain iPhone 17e
Kabar ini datang dari pembocor teknologi di Weibo Digital Chat Station seperti dilaporkan oleh Macrumors, Senin.
Pembocor teknologi ini membagikan informasi tersebut sembari membahas rencana produk yang akan dirilis Apple di 2027 dan mengklaim bahwa iPhone generasi berikutnya dari seri paling terjangkau akan menggunakan panel layar TFT silikon polikristalin suhu rendah (LTPS) dan akan memiliki refresh rate 60 Hz.
Baca juga: iPhone Air 2 dan iPhone 18e dikabarkan rilis 2027
Kecepatan refresh itu sama dengan yang diusung Apple pada model yang saat ini beredar di pasaran yaitu iPhone 17e.
Apabila bocoran ini benar, maka iPhone 18e tidak akan memiliki fitur ProMotion yang mengusung refresh rate 120Hz serta tidak memiliki teknologi Always-On Display.
Padahal fitur itu harusnya ada di semua jajaran iPhone 18 baik seri reguler maupun seri Pro yang akan datang.
Baca juga: iPhone 17e resmi debut dengan chip A19 hingga dukungan MagSafe
Bisa dibilang Apple belum melakukan perubahan besar pada ponsel paling terjangkaunya. Bahkan jika dibandingkan dengan kompetitornya di rentang harga serupa (mulai dari sekitar Rp13 jutaan), sudah banyak ponsel pintar dari Android yang dibekali layar 120Hz.
Kabar dari Digital Chat Station ini tampaknya kuat mengingat pada awal tahun ada juga laporan dari Korea Selatan yang menyebut Apple tidak akan menggunakan panel oksida polikristalin suhu rendah (LTPO) untuk seri terjangkaunya hingga generasi keempat.
Penggunaan LTPO secara teknis sebenarnya membuat layar mampu menyesuaikan kecepatan refresh secara dinamis antara 1-120 Hz.
Baca juga: iPhone 17e diperkirakan meluncur bulan Maret
Perubahan mungkin akan dilakukan Apple pada 2028, dan sebagian besar bergantung pada pengembangan teknologi layar "LTPO+" yang dikerjakan oleh perusahaan yang berasal dari AS tersebut.
Teknologi yang tengah dikembangkan Aple tersebut menggabungkan semikonduktor oksida baik pada transistor switching maupun drive. Layar ini juga diyakini hanya menggunakan daya baterai yang lebih sedikit.
Apple dilaporkan berencana menggunakan LTPO+ untuk model kelas atasnya pada 2028, termasuk versi baru iPhone Air dan iPhone lipat yang akan datang.
Baca juga: iPhone 17e kemungkinan dirilis dalam bulan ini
Jika itu berhasil maka nantinya gawai lainnya termasuk ponsel paling terjangkaunya bisa merasakan panel LTPO standar.
Tetapi ternyata jika teknologi baru tersebut belum siap tepat waktu, hal itu dapat menunda penggunaan panel LTPO untuk iPhone 19e, jadi belum ada yang pasti.
Baca juga: Harga lebih terjangkau, ini bocoran layar dan desain iPhone 17e





