TABLOIDBINTANG.COM - Juri Dangdut Academy 8 (DA8) Soimah mengaku sempat diliputi rasa khawatir setelah berakhirnya musim ketujuh.
Menurutnya, kesuksesan para alumni DA7 membuat dirinya bertanya-tanya apakah ajang pencarian bakat itu masih mampu menemukan talenta-talenta baru dengan kualitas yang sama, bahkan lebih baik.
Namun, kekhawatiran tersebut langsung sirna setelah dirinya mengikuti rangkaian audisi DA8 di berbagai daerah.
"Di akhir DA7 saya sempat berpikir, apakah nanti akan ada DA8? Kalau ada, apakah kualitas pesertanya bisa seperti DA7 atau bahkan lebih? Banyak sekali pertanyaan dan ketakutan di kepala saya," ujar Soimah pada sesi Konferensi Pers DA8 di kawasan Senayan, Jakarta, Senin (29/6) siang.
Menurut Soimah, proses audisi justru membuat rasa optimistisnya kembali tumbuh. Ia melihat banyak peserta muda yang memiliki kemampuan vokal luar biasa serta potensi besar untuk berkembang.
"Alhamdulillah, setelah audisi rasa optimis itu bangkit lagi. Ternyata kita mendapatkan anak-anak DA8 yang sangat luar biasa," ungkap Soimah.
"Saya yakin Indonesia akan kembali melahirkan bintang-bintang baru yang kualitasnya tidak kalah dengan anak-anak DA7," tambahnya.
Bukan Sekadar Penyanyi, Tapi Entertainer
Soimah menegaskan, tugas para juri di DA8 bukan hanya mencari peserta dengan suara terbaik.
Menurutnya, para peserta juga akan dibimbing agar memiliki karakter yang kuat dan kemampuan sebagai entertainer.
"Saya tidak fokus mempersiapkan diri saya sendiri, tetapi lebih kepada apa yang akan kita gali dari anak-anak DA8," ujar Soimah.
"Selain menyanyi, mereka bisa apa lagi? Yang ingin kita bentuk adalah karakter mereka supaya setelah kompetisi selesai mereka bisa menjadi entertainer sejati," lanjutnya.
Ia pun menyinggung keberhasilan para alumni DA7 yang kini banyak dikenal publik dan sukses berkarier di industri hiburan.
"Anak-anak DA7 sekarang terlihat jelas, banyak yang viral, keren, dan laris. Semoga DA8 juga bisa melahirkan bintang-bintang baru yang tak kalah hebat," ujarnya.
Jelang gelaran DA8, Soimah mengaku persiapan terbesarnya justru menjaga kondisi fisik agar tetap prima selama mendampingi para peserta sepanjang kompetisi.
"Kalau saya, persiapannya ya fisik. Semakin bertambah usia, harus tetap sehat supaya bisa mendampingi teman-teman bekerja setiap hari dan membimbing anak-anak dengan baik," tutup Soimah.



/https%3A%2F%2Fcdn-dam.kompas.id%2Fimages%2F2026%2F04%2F18%2Ff4d8c87aa8a40bd043ca7e0949b33a38-20260418TOK8.jpg)
