PDIP Respons Jokowi Injak Kepala Kerbau Saat Terima Gelar Adat Lampung

liputan6.com
2 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Ketua DPP PDIP Bidang Kehormatan, Komarudin Watubun, tidak mempermasalahkan safari politik Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), termasuk momen ketika Jokowi menginjak kepala kerbau saat menerima gelar adat kehormatan "Baginda Pemuka Bangsa" dalam kunjungannya ke Lampung.

Komarudin menyatakan logo partainya adalah kepala banteng, bukan kepala kerbau, sehingga menurutnya tidak perlu ada yang diributkan.

Advertisement

BACA JUGA: PSI Yakin Efek Ekor Jas Jokowi Berbalik dari PDIP di Pemilu 2029

“Tidak apa-apa, kita kan bukan kepala kerbau, kita kepala banteng. Jadi tidak ada kaitannya itu. Yang bisa menjelaskan urusan injak-menginjak itu kan Pak Jokowi sendiri," kata Komarudin di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (29/6/2026).

Menurut Komarudin, partainya baru akan mempermasalahkan apabila yang diinjak adalah kepala banteng.

"Kecuali yang diinjak kepala banteng, pasti kita berurusan," tegasnya.

Selain itu, Komarudin menegaskan Jokowi hanyalah bagian dari masa lalu PDIP sehingga aktivitasnya saat ini tidak perlu lagi ditanggapi.

"Jadi apapun aktivitas beliau, saya tidak mau menanggapi karena bukan lagi bagian dari partai kan," ujarnya.

"Tapi kalau menyangkut kepala, ya kepala menginjak kepala kerbau, ya itu kan kerbau, bukan sapi kan. Jadi tidak perlu orang PDI Perjuangan menanggapi urusan itu," pungkasnya.

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polda Riau Bidik Tersangka dalam Kasus Dugaan Pungli Rp1,1 Miliar di Rohul
• 32 menit laluokezone.com
thumb
Istana Ajak Publik Semarakkan HUT Ke-81 RI Pakai Logo Resmi
• 1 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Menaker harap serapan alumni MagangHub ke dunia kerja naik tahun ini
• 5 jam laluantaranews.com
thumb
Breaking News! IHSG Turun 1%
• 6 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Piala Dunia 2026: Lawan Jepang, Momentum Vinicius Jr Bersinar Bersama Brasil di Tengah Rivalitas Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo
• 11 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.