Jakarta (ANTARA) - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menargetkan jumlah alumni peserta Magang Nasional (MagangHub) yang langsung terserap ke dunia kerja bisa meningkat pada tahun 2026.
“Targetnya (serapan ke dunia kerja) bisa sebanyak mungkin,” kata Menaker Yassierli dalam jumpa pers di Jakarta, Senin.
Ia mengatakan berdasarkan data terkini Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), sudah terdapat sejumlah perusahaan yang merekrut 30 persen dari 102 ribu orang peserta Magang Nasional Angkatan I/Tahun 2025.
Namun, ia tidak merinci lebih lanjut angka pasti dari target peningkatan serapan alumni Magang Nasional ke dunia kerja atau industri pada tahun ini.
Sementara itu, Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengatakan, para alumni peserta Magang Nasional diharapkan memiliki nilai tambah, baik dari sisi keterampilan keras dan lunak (hard and soft skills), sehingga membuka peluang lebih besar untuk direkrut perusahaan tempatnya menimba ilmu selama enam bulan.
“Jadi kalau yang sesuai data itu, 30 persen dari 100 ribu kemarin yang angkatan pertama, langsung bekerja di perusahaan itu. Tetapi perusahaan-perusahaan lain tentunya juga mereka pasti ingin mengambil yang sudah berpengalaman magang,” kata Teddy.
Sementara itu, jumlah peserta program ini pada tahun 2026 resmi diperluas menjadi 150 ribu orang, dan program magang ditargetkan untuk dimulai pada awal Agustus.
Adapun kuota peserta pada periode (batch) pertama dari Magang Nasional 2026 adalah sebanyak 50 ribu orang, dengan pendaftarannya akan dibuka pada 15-28 Juli mendatang.
Dari sisi mitra industri, perusahaan memiliki waktu hingga 15 Juli untuk melakukan pendaftaran dan melewati tahapan verifikasi sebagai mitra penyelenggara Magang Nasional tahun ini.
Setelah periode pendaftaran peserta rampung pada 28 Juli, para calon peserta Magang Nasional 2026 akan diverifikasi dan diseleksi pada 29 Juli hingga 5 Agustus.
Peserta yang lolos program ini nantinya diumumkan pada 7 Agustus, dan hari pertama Magang Nasional 2026 batch I resmi dimulai pada 10 Agustus.
“Insya Allah kita harapkan di tahun ini, di angkatan kedua, akan lebih banyak (peserta), dan tentunya semakin banyak akan semakin baik,” ujar Seskab Teddy.
Baca juga: Seskab: Magang Nasional bawa "fresh graduate" terserap ke dunia kerja
Baca juga: Pemerintah siapkan Rp4,2 triliun untuk Magang Nasional 2026
Baca juga: Kemnaker ungkap tiga sektor yang menyerap peserta MagangHub terbanyak
“Targetnya (serapan ke dunia kerja) bisa sebanyak mungkin,” kata Menaker Yassierli dalam jumpa pers di Jakarta, Senin.
Ia mengatakan berdasarkan data terkini Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), sudah terdapat sejumlah perusahaan yang merekrut 30 persen dari 102 ribu orang peserta Magang Nasional Angkatan I/Tahun 2025.
Namun, ia tidak merinci lebih lanjut angka pasti dari target peningkatan serapan alumni Magang Nasional ke dunia kerja atau industri pada tahun ini.
Sementara itu, Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengatakan, para alumni peserta Magang Nasional diharapkan memiliki nilai tambah, baik dari sisi keterampilan keras dan lunak (hard and soft skills), sehingga membuka peluang lebih besar untuk direkrut perusahaan tempatnya menimba ilmu selama enam bulan.
“Jadi kalau yang sesuai data itu, 30 persen dari 100 ribu kemarin yang angkatan pertama, langsung bekerja di perusahaan itu. Tetapi perusahaan-perusahaan lain tentunya juga mereka pasti ingin mengambil yang sudah berpengalaman magang,” kata Teddy.
Sementara itu, jumlah peserta program ini pada tahun 2026 resmi diperluas menjadi 150 ribu orang, dan program magang ditargetkan untuk dimulai pada awal Agustus.
Adapun kuota peserta pada periode (batch) pertama dari Magang Nasional 2026 adalah sebanyak 50 ribu orang, dengan pendaftarannya akan dibuka pada 15-28 Juli mendatang.
Dari sisi mitra industri, perusahaan memiliki waktu hingga 15 Juli untuk melakukan pendaftaran dan melewati tahapan verifikasi sebagai mitra penyelenggara Magang Nasional tahun ini.
Setelah periode pendaftaran peserta rampung pada 28 Juli, para calon peserta Magang Nasional 2026 akan diverifikasi dan diseleksi pada 29 Juli hingga 5 Agustus.
Peserta yang lolos program ini nantinya diumumkan pada 7 Agustus, dan hari pertama Magang Nasional 2026 batch I resmi dimulai pada 10 Agustus.
“Insya Allah kita harapkan di tahun ini, di angkatan kedua, akan lebih banyak (peserta), dan tentunya semakin banyak akan semakin baik,” ujar Seskab Teddy.
Baca juga: Seskab: Magang Nasional bawa "fresh graduate" terserap ke dunia kerja
Baca juga: Pemerintah siapkan Rp4,2 triliun untuk Magang Nasional 2026
Baca juga: Kemnaker ungkap tiga sektor yang menyerap peserta MagangHub terbanyak





