MALANG, KOMPAS.TV - Minggu siang, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau SPBU di Jalan Raya Karanglo, Kota Malang. Di SPBU ini, Khofifah ingin memastikan tidak ada lagi antrean kendaraan yang mengisi BBM jenis solar.
Setelah terjadi antrean panjang di sejumlah SPBU di Jawa Timur, Khofifah ingin memastikan penyebab terjadinya antrean panjang tersebut. Menurut Khofifah, jika penyebab antrean panjang karena kendala suplai maka penambahan suplai BBM harus ditambah.
Dari tinjauannya ini, diketahui adanya penambahan suplai BBM jenis solar dari 22 kiloliter menjadi 32 kiloliter. Dengan penambahan suplai ini diharapkan tidak ada lagi antrean panjang di SPBU.
"Memastikan bahwa ketika terjadi antrean panjang apa penyebabnya, kalau suplainya kurang, maka suplainya yang harus ditambah." Terang Khofifah.
Sementara itu, Budiono, salah satu sopir truk mengaku saat ini sudah tidak ada antrean panjang saat pengisian solar. Sebelumnya sopir truk ini sempat antre selama dua jam untuk bisa mengisi solar.
"Kemarin agak susah, kebanyakan antre 2-3 jam antrenya. Mudah mudahan hari ini sudah lancar dan seterusnya." Kata Budiono.
Sebelumnya, sejumlah SPBU di Jawa Timur sempat terjadi antrean kendaraan yang akan mengisi BBM jenis solar. Pengemudi truk berharap tidak ada lagi antrean panjang di SPBU karena hal tersebut sangat berdampak pada pengiriman barang.
Penulis : KompasTV-Malang
Sumber : Kompas TV
- solar Malang
- Khofifah
- berita Malang





