TASPEN Berbagi Insight Industri kepada Mahasiswa Aktuaria ITS, Siapkan SDM Pengelola Risiko Unggul

republika.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - PT TASPEN (Persero) menerima kunjungan 120 mahasiswa Departemen Aktuaria Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Para mahasiswa hadir beserta dosen tiga pendamping pada kegiatan Company Visit bertema Unveiling Risk in the Actuarial World di Kantor Pusat TASPEN, Jakarta, Senin (29/6/2026).

Melalui sesi pemaparan materi, diskusi interaktif, dan sharing session bersama Corporate Communication and Media Relations Department Head, serta Tim Aktuaria dan Manajemen Risiko TASPEN, para mahasiswa diajak untuk memahami lebih dalam implementasi ilmu aktuaria dalam pengelolaan program jaminan sosial dan asuransi sosial.

Corporate Secretary TASPEN, Henra, menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan Company Visit ini. “Bagi TASPEN, aktuaria menjadi salah satu bidang strategis yang berperan penting dalam mendukung pengelolaan risiko dan keberlanjutan program sosial. Oleh karena itu, kami berharap kolaborasi ini dapat terus melahirkan talenta unggul yan siap menjawab tantangan masa depan dunia asuransi dan jaminan sosial,” ujar Henra.

Dalam sesi pemaparan perusahaan, mahasiswa mendapatkan penjelasan mengenai transformasi bisnis TASPEN, peran perusahaan dalam sistem jaminan sosial nasional, serta berbagai inovasi layanan yang terus dikembangkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada peserta.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Sementara itu, tim Aktuaria TASPEN memberikan pemaparan mengenai peran aktuaria dalam mendukung keberlangsungan program jaminan sosial bagi lebih dari 9 juta peserta ASN aktif dan pensiunan. Strategi tersebut mencakup pengelolaan risiko, pengambilan keputusan berbasis data, serta menjaga keberlanjutan program jangka panjang bagi para peserta.

Melalui kegiatan Company Visit ini, TASPEN terus memperkuat keterbukaan informasi publik sekaligus menjalankan perannya sebagai center of excellence dalam pengelolaan jaminan sosial, dana pensiun, dan manajemen risiko melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi dan kalangan akademisi. Dalam waktu tiga tahun terakhir, TASPEN menerima kunjungan lebih dari 260 mahasiswa dan akademisi dari enam perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Sepanjang tahun 2026, TASPEN melalui PPID telah menerima lebih dari 70 permohonan informasi publik, dengan sekitar 80% di antaranya berasal dari mahasiswa dan akademisi.

 

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Klarifikasi Tuduhan Penambangan Ilegal, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Soroti Dirjen Gakum Kementerian ESDM
• 11 jam lalujpnn.com
thumb
Gubernur Kaltim Lantik 110 ASN, Sejumlah Posisi Bergeser
• 4 jam lalubisnis.com
thumb
Ahli di Sidang MK Nyatakan Negara Harus Atur soal Kuota Internet Hangus
• 10 jam lalukompas.com
thumb
Puncak El Nino Diprediksi Akhir 2026, BNPB Bangun 109 Sumur Bor dan Siapkan OMC
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Kenapa Anak Bukan Investasi Masa Tua Orang Tua?
• 8 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.