TB Hasanuddin Sebut Biaya Latihan Militer Manajer Kopdes Rp 30 Juta per Orang

liputan6.com
4 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin menilai pelatihan calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) akan lebih efisien apabila komponen Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) dihapus dan difokuskan sepenuhnya pada peningkatan kompetensi manajerial.

Menurut TB Hasanuddin, berdasarkan skema pelatihan selama 45 hari yang terdiri atas 30 hari latihan militer dan 15 hari pembelajaran substansi koperasi, porsi terbesar anggaran justru terserap untuk kegiatan kemiliteran.

Advertisement

BACA JUGA: Komnas HAM Minta Latihan Militer Calon Manajer Kopdes Disetop

"Berdasarkan kriteria pelatihan, untuk tujuh hari menghabiskan Rp 5 juta per peserta. Maka total kebutuhan anggaran selama 45 hari mencapai sekitar Rp 45 juta per orang. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp 30 juta digunakan untuk pelaksanaan latihan militer, sedangkan Rp 15 juta untuk pembelajaran substansi koperasi. Artinya, apabila latihan militer dihilangkan, negara dapat menghemat sekitar Rp 30 juta atau sekitar dua per tiga dari total biaya pelatihan setiap peserta," ujar TB Hasanuddin kepada wartawan, Senin (29/6/2026).

Menurutnya, apabila skema tersebut diterapkan kepada seluruh peserta secara nasional yang mencapai 35.476 orang, potensi penghematan anggaran dapat mencapai triliunan rupiah.

TB Hasanuddin menegaskan, tugas utama manajer koperasi adalah mengelola organisasi dan mengembangkan usaha. Karena itu, materi pelatihan seharusnya berorientasi pada kompetensi profesional, bukan latihan fisik atau kemiliteran.

"Kita membutuhkan manajer koperasi yang memiliki kemampuan mengelola bisnis, memahami tata kelola keuangan, pemasaran, dan pemberdayaan masyarakat. Karena itu, pelatihan harus benar-benar relevan dengan kebutuhan pekerjaan mereka," tegasnya.

Ia berharap pemerintah mengevaluasi desain pelatihan agar lebih efektif, efisien, tepat sasaran, serta mampu menghasilkan pengelola koperasi yang profesional tanpa membebani anggaran negara secara berlebihan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polri Tegaskan Platform Digital yang Kuasai Aset Nasabah Secara Sepihak Bisa Dipidana
• 6 jam laluokezone.com
thumb
Wamentan: Indonesia Tidak Boleh Lagi Bergantung pada Impor Pangan
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Daftar 16 Negara yang Resmi Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Iran Paling Tragis
• 23 jam lalutvonenews.com
thumb
Bank Raya Rilis Fitur Raya Active, Integrasikan Tabungan dengan Aktivitas Olahraga
• 15 jam laluidxchannel.com
thumb
Viral Balap Liar di Jalan Layang Antasari, Polisi Buru Pelaku
• 10 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.