BEKASI, KOMPAS.com – Pengemudi truk boks Isuzu, Jones R. Leatemia (48), sempat mengurangi kecepatan setelah menyadari rem blong sebelum menabrak enam motor di Simpang Universitas Islam "45" (Unisma), Kota Bekasi, Senin (29/6/2026).
Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro mengatakan, berdasarkan keterangan awal pengemudi, rem truk sudah tidak dapat digunakan sekitar 50 hingga 100 meter sebelum lokasi kejadian.
Akibatnya, meski pengemudi telah berupaya mengurangi kecepatan, truk tetap melaju hingga menabrak sejumlah kendaraan yang berada di persimpangan.
"Sehingga yang bersangkutan sudah berupaya untuk mengurangi kecepatan. Namun, karena memang rem blong, sehingga masih mengenai daripada korban-korban," ujar Kusumo saat ditemui di RSUD Kota Bekasi, Senin.
Baca juga: Pemkot Bekasi Perketat Pengawasan Truk Usai Kecelakaan Maut di Simpang Unisma
Menurut Kusumo, kecelakaan bermula ketika truk melaju dari arah Rawapanjang menuju Rawasemut.
Saat mendekati lampu lalu lintas, kendaraan diduga kehilangan fungsi pengereman hingga akhirnya menghantam sedikitnya enam sepeda motor.
Ia menjelaskan, selain pengendara yang sedang berhenti di lampu merah, sejumlah sepeda motor yang berada di jalur belok kiri langsung juga ikut menjadi korban tabrakan.
"Di depan kendaraan, saat berhenti di traffic light, ada juga kendaraan yang kalau ke kiri kan belok langsung, itu juga terkena," ujarnya.
Kusumo menambahkan, saat kecelakaan terjadi truk dalam kondisi kosong dan hanya dikemudikan seorang diri.
Baca juga: Itu Tulang Punggung Saya Tangis Istri Ojol yang Tewas Ditabrak Truk di Simpang Unisma
Kendaraan tersebut diketahui berangkat dari Cakung menuju kawasan Terminal Bekasi untuk mengambil muatan.
Usai kecelakaan, Jones sempat tidak sadarkan diri dan dilarikan ke RSUD Kota Bekasi untuk menjalani pemeriksaan kesehatan.
Setelah kondisinya dinyatakan stabil, polisi membawa pengemudi tersebut ke Polres Metro Bekasi Kota untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
"Untuk pengemudi, pengecekan awal tadi dalam kondisi sehat, dan sudah kami amankan di Polres. Saat ini masih sedang proses ya kaitan dengan penetapan tersangka," ujar Kusumo.
Hingga kini, penyidik masih mendalami penyebab pasti kecelakaan, termasuk memastikan kondisi teknis kendaraan dan kecepatan truk sebelum tabrakan terjadi.
"Kami masih perlu penyidikan yang lebih mendalam lagi kaitan dengan kecepatannya," kata Kusumo.
Baca juga: Daftar Korban Truk Tabrak 6 Motor di Simpang Unisma Bekasi: 1 Tewas, 9 Orang Luka-luka




