Gandeng KPK, Dony Oskaria Bakal Pelototi Sendiri Laporan Kekayaan Bos-Bos BUMN

jpnn.com
2 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Chief Operating Officer (COO) BPI Danantara Dony Oskaria menegaskan akan memimpin dan mengontrol langsung kepatuhan penyerahan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) bagi seluruh direksi BUMN.

Danantara memastikan tidak ada toleransi bagi pejabat yang terlambat melaporkan asetnya.

BACA JUGA: Danantara Minta KPK Dampingi Proyek Hilirisasi Demi Tutup Celah Korupsi

"Saya akan mengontrol sendiri ketaatan penyampaian LHKPN, dan kami harapkan itu tepat waktu karena tidak ada toleransi yang kami berikan," kata Dony usai pertemuan Danantara dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi KPK, Jakarta, Senin.

Menurut Dony, seluruh penyelenggara negara yang berada di lingkungan BUMN wajib melaporkan harta kekayaannya sesuai ketentuan yang berlaku.

BACA JUGA: OJK Pelototi Praktik Jual Beli Rekening di Medsos

Karena itu, Danantara akan memastikan seluruh direksi dan pejabat yang wajib lapor memenuhi kewajiban tersebut secara tepat waktu.

"Nanti saya akan pimpin sendiri proses kepatuhan terhadap laporan ini (LHKPN)," ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK Aminudin menegaskan bahwa seluruh direksi atau manajemen BUMN, termasuk yang berkewarganegaraan asing, tetap wajib menyampaikan LHKPN.

"Jadi, termasuk WNA. Walaupun dia WNA, tetapi sekarang posisinya sebagai top 'management' di BUMN," kata Aminudin.

Ia mengatakan KPK telah memberikan bimbingan teknis kepada sejumlah warga negara asing yang menduduki jabatan strategis di BUMN guna memastikan pemenuhan kewajiban pelaporan tersebut.

Menurut Aminudin, kewajiban pelaporan LHKPN berlaku bagi seluruh penyelenggara negara tanpa membedakan kewarganegaraan selama yang bersangkutan menduduki posisi yang termasuk kategori wajib lapor.

Saat ini, BUMN yang memiliki direksi warga negara asing antara lain PT Garuda Indonesia (Persero) dan PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI).

Di Garuda Indonesia, direksi warga negara asing yang menjabat adalah Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Balagopal Kunduvara serta Direktur Transformasi Neil Raymond Mills. Sementara di PT DSI, posisi direktur utama dijabat oleh Luke Thomas Mahony.(antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Budianto Hutahaean


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pelatih Korea Selatan Hong Myung-bo Mundur Usai Gagal ke 32 Besar Piala Dunia 2026, Ini yang Dikatakannya
• 15 jam laluharianfajar
thumb
Menteri PPPA Imbau Publik Tak Hakimi Korban Penyekapan Bandung
• 22 jam lalurepublika.co.id
thumb
Gol Dramatis Eustaquio di Injury Time Bawa Kanada ke 16 Besar Piala Dunia 2026
• 18 jam lalurepublika.co.id
thumb
Sinopsis ASMARA GEN Z SCTV Episode 585, Hari Ini Senin 29 Juni 2026: Cantika Menangis, Rahasia Tunangan Axel dan Rose Bikin Semua Terkejut
• 6 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Menjadi Perantau di Jogja bagi Ruhaeni Intan, Novelis di Jajaran Kusala Sastra
• 12 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.