Puteri Indonesia Pariwisata 2022, Adinda Cresheilla mengalami kejadian mengerikan. Mobilnya dilempar batu oleh orang tak dikenal hingga kaca pecah.
Peristiwa itu dialami oleh Adinda saat berkendara di kawasan Pondok Indah, Kebayoran Lama, Jakarta Selapan, pada Rabu (24/6) sore. Mobilnya tiba-tiba dilempar batu hingga kaca pecah.
Insiden ini ia bagikan di story akun Instagramnya. Dalam rekaman video yang diunggah, terlihat batu runcing tertancap di kaca mobil depan tepat di depan kemudi setir.
Adinda yang saat itu posisi sedang mengemudikan mobil langsung kaget dan menepikan kendaraannya. Dia terdengar syok dan menangis terisak hingga berucap istigfar.
"Kemarin sore kena musibah tiba-tiba ada yang lempar batu di Jalan Metro Pondok Indah. Aku melaju di lajur paling kanan dan begitu kena lemparan batu aku langsung refleks ambil hape record bukti, nyalain hazard, dan nepi ke kiri jalan," tulis Adinda pada video tersebut, dilihat detikcom, Senin (29/6/2026).
Dikonfirmasi, Kapolsek Kebayoran Lama Kompol Muhammad Kukuh Islami mengatakan bahwa pihaknya telah menerima laporan tersebut. Ia menyebut pihaknya bersama korban juga telah mengecek ke lokasi kejadian.
"Jadi itu bisa dilihat di video ada anggota dari reskrim yang mengecek TKP. Jadi saya setiap ada kejadian, memastikan anggota cek TKP. Jadi, korban itu bersama anggota Polsek untuk mengecek TKP," kata Kukuh saat dihubungi.
Kukuh mengatakan pihaknya mengecek ke lokasi sekaligus untuk mencari rekaman CCTV sebagai upaya dalam proses identifikasi pelaku.
"Nah, anggota cek TKP itu pasti harus melihat ada nggak CCTV di sekitar untuk mencari identitas pelaku," imbuhnya.
Polsek Kebayoran Lama juga telah bersurat untuk meminta rekaman kamera e-TLE di sekitar lokasi. Langkah ini dilakukan untuk mencari pelaku.
"Kita sudah mengirim surat ke ETLE untuk melihat CCTV. Kita juga menyisir CCTV sekitar, melakukan penyelidikan, apakah benar gitu loh batu orang yang melempar," lanjutnya.
"Kalau batunya sudah kita jadikan barang bukti dan nanti kita mau melihat dari CCTV untuk kejadiannya seperti apa gitu untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut. Makanya kita menyurat ke ETLE, Satlantas untuk meminta CCTV dan saya juga suruh sisir CCTV yang ada di sekitar," pungkas Kukuh.
Redaksi telah menghubungi Adinda Chresheilla untuk meminta konfirmasi terkait kejadian tersebut melalui akun Instagramnya, namun hingga berita ini dimuat belum mendapatkan tanggapan.
(tsy/mea)




