Sepanjang 2025, PT Bank KB Bukopin Syariah (KB Bank Syariah) terus memperkuat fundamental bisnis melalui strategi pertumbuhan yang selektif dan prudent. Perseroan memfokuskan pengembangan pembiayaan pada sektor pendidikan, kesehatan, pembiayaan konsumer, serta penguatan ekosistem Islamic Enterprise.
Strategi tersebut membuahkan hasil positif. Pembiayaan kepada segmen Islamic Enterprise mencapai Rp1,59 triliun atau meningkat Rp259,61 miliar dibandingkan tahun sebelumnya. Capaian ini menjadi bagian dari upaya Perseroan memperluas ekosistem keuangan syariah yang berkelanjutan.
Direktur Utama KB Bank Syariah, A. Iwan Ch, mengatakan Perseroan akan terus memperkuat fondasi bisnis melalui pengembangan ekosistem syariah, transformasi digital, serta penerapan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance/GCG).
"⁸ tengah dinamika industri perbankan yang semakin kompetitif, kami terus fokus memperkuat fundamental bisnis, meningkatkan kualitas layanan, serta mengembangkan ekosistem keuangan syariah yang berkelanjutan. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Perseroan untuk menciptakan pertumbuhan yang sehat, prudent, dan memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan," ujar Iwan.
Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), pemegang saham juga menyetujui penggunaan seluruh laba bersih Perseroan tahun buku 2025 sebesar Rp12,21 miliar sebagai saldo laba ditahan. Keputusan ini diambil untuk memperkuat struktur permodalan sekaligus mendukung pengembangan usaha Perseroan pada masa mendatang.
Selain itu, RUPST menyetujui pengangkatan kembali Mustafa Abubakar sebagai Komisaris Utama Independen. Rapat juga menetapkan kembali Syamsul Anwar sebagai Anggota Dewan Pengawas Syariah sekaligus Ketua Dewan Pengawas Syariah, yang akan efektif setelah berakhirnya masa jabatan Ikhwan Abidin.
Dengan penguatan tata kelola perusahaan, manajemen risiko, transformasi digital, serta pengembangan bisnis berbasis ekosistem, KB Bank Syariah optimistis dapat memperkuat posisinya di industri perbankan syariah nasional dan mendorong pertumbuhan yang sehat serta berkelanjutan.





