Mulanya, pantun merupakan sastra lisan, namun, seiring bertambahnya waktu, pantun kini dijumpai secara tertulis. Pantun dianggap sebagai perwujudan kearifan lokal bangsa Indonesia yang mencerminkan sistem nilai, pandangan hidup, serta tata etika masyarakat yang telah diwariskan turun-temurun.
Sampai-sampai, Indonesia merayakan Hari Pantun Nasional setiap tanggal 17 Desember. Hal ini berdasarkan Keputusan Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 163/M/2025 yang ditandatangani oleh Menteri Kebudayaan, Fadli Zon pada 7 Juli 2025.
Buat kamu yang sedang mencari pantun lucu untuk dipakai di berbagai momen, berikut ini referensinya. Tapi sebelum itu, yuk kenalan dulu lebih dalam dengan pantun. Apa Itu Pantun? Pantun adalah salah satu bentuk puisi tradisional Indonesia yang terdiri dari empat baris. Pantun memiliki pola sajak a-b-a-b.
Mengutip buku Waktu Indonesia Berpantun terbitan Kemendikbudristek (2023), sebagai karya sastra, pantun telah menjadi bagian penting dari budaya Melayu dan Nusantara. Pantun juga digunakan sebagai sarana komunikasi, hiburan, bahkan pendidikan.
Pada tahun 2020, UNESCO menetapkan pantun sebagai Warisan Budaya Dunia Takbenda. UNESCO mengakui pentingnya tradisi ini sebagai identitas budaya yang patut dilestarikan. Sejarah Pantun Pantun merupakan salah satu bentuk sastra tradisional yang telah lama melekat dalam kehidupan masyarakat Melayu. Dulu, pantun sering digunakan sebagai sarana menyampaikan pesan penting secara indah, halus, dan penuh makna. Selain itu, pantun juga menjadi media komunikasi yang sopan, misalnya dalam tradisi balas pantun antara dua pihak.
Tidak hanya populer di Indonesia, pantun juga dikenal di berbagai negara Asia Tenggara seperti Malaysia, Brunei, dan Singapura. Bentuk dan ragamnya berkembang seiring waktu, tetapi fungsinya sebagai sarana ekspresi budaya tetap lestari hingga kini. Cara membuat pantun Membuat pantun memerlukan kreativitas dan pemahaman tentang struktur dan irama pantun. Berikut beberapa langkah untuk membuat pantun: 1. Tentukan tema Pilih tema yang ingin Anda tulis, seperti jenaka cinta, alam, atau kehidupan sehari-hari. 2. Buat struktur Pantun terdiri dari empat baris, dengan pola rima a-b-a-b. Baris pertama dan kedua harus memiliki rima yang sama, dan baris ketiga dan keempat harus memiliki rima yang sama.
Baca Juga :
Mengenal Teks Pantun, Warisan Sastra Lama yang Sarat MaknaBerikut ini 10 contoh pantun lucu yang bisa jadi rererensi:
1. Air sungai mengalir ke muara
Banyak ikan beratus-ratus
Adik masih belajar bicara
Suaranya terputus-putus
2. Pasang umpan di rawa-rawa
Di sampingnya pohon cendana
Sakit perut menahan tawa
Melihat kucing memakai celana
3. Ada koin di dalam kotak
Koin asli berbahan emas
Adik bayi berkepala botak
Bikin hati selalu gemas
4. Si Umar dijuluki raja tega
Karena dia suka mecahkan bata
Tuh lihat anak kelas tiga
Masak kalah sama kita kita
5. Berenang jauh para ikan
Mereka bebas hatinya senang
Badan kurus kurang makan
Kalau ditiup goyang-goyang
6. Di dekat sungai ada rumah kosong
Di sampingnya pohon tembakau
Bukannya aku berbohong
Memang ada katak memikul kerbau
7. Buah apel buah tomat
Disimpan dekat lemari
Bingung mencium bau menyengat
Rupanya ada yang belum mandi
8. Ke ladang membawa karung
Karung dibawa dengan jerami
Wajah kamu janganlah murung
Kayak belum makan lima hari
9. Si Arjuna lelaki gagah
Busur panah melekat di pinggul
Mana bisa tawa dicegah
Lihat kucing memakai sanggul
10. Kenapa air rasanya manis
Karena gula tuang ke kendi
Kenapa ikan baunya amis
Karena ikan tak pernah mandi
Itulah pengertian pantun, sejarah, cara membuat, hingga contoh pantun lucu. Yuk coba ikutan bikin!
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(REN)





