TABLOIDBINTANG.COM - Belakangan ini, Ery Makmur mencuri perhatian publik karena perubahan pada tubuhnya yang bikin pangling. Ery Makmur mengalami transformasi dari yang semula gemuk, kini menjadi lebih ideal.
Dalam postingannya di media sosial, Ery menunjukkan transisi dirinya dari berat awal 118 kg menjadi 78 kg.
Lalu, bagaimana prosesnya hingga berhasil mendapat tubuh ideal?
Ery Makmur Mulai Mengontrol Gula Darah
Ery Makmur merupakan aktor legend yang sering muncul dalam sinetron dan film Indonesia.
Namanya mulai melambung setelah berperan dalam sinetron Awas Ada Sule. Dalam sinetron tersebut, Ery Makmur berpenampilan gemuk dan memiliki ciri khas kumis tipis. Setelah dikenal oleh publik sebagai aktor bertubuh gemuk, kini Ery Makmur muncul dengan tubuh yang ideal.
Perubahan signifikan pada Ery Makmur bukanlah hasil instan dari operasi ataupun sedot lemak. Transformasi dirinya menjadi kurus dan ideal karena menjalani diet dan pola makan sehat selama lebih dari satu tahun.
Sebelum akhirnya menemukan pola makan yang sehat, Ery Makmur mengakui jika dia pernah mengonsumsi es teh jumbo sebanyak 5–8 kali dalam seminggu. Ini merupakan kebiasaan buruk yang dapat membuat gula darah tidak terkontrol, menyebabkan kegemukan, dan meningkatkan risiko diabetes.
Ery Makmur menyadari, untuk mendapatkan tubuh ideal haruslah menerapkan pola makan sehat. Dari pola makan sehat dan seimbang, akan berpengaruh juga pada gula darah dalam tubuh.
Artinya, gula darah akan lebih terkontrol dan risiko diabetes pun akan menurun.
Lalu, bagaimana pola makan sehat yang diterapkan oleh Ery Makmur?
Dari podcast bersama dr. Tirta, Ery Makmur menjelaskan tidak ada pantangan apa pun pada makanan. Menurutnya, lebih baik memiliki kesadaran untuk mengatur porsi yang cukup saat makan. Dia juga mengatakan penting untuk menerapkan pola makan seimbang. Artinya, dalam satu porsi makanan harus ada karbohidrat, serat, dan protein.
"Aku mematangkan mindset, bahwa tidak ada makanan yang jahat. Yang jahat adalah kitanya. Ketika kita tidak bijak terhadap kalori in, tidak bijak terhadap kalori out, itulah yang menyebabkan obesitas," ujar Ery Makmur saat ditanya dr. Tirta tentang bagaimana menu makan yang sehat.
"Akhirnya saya menemukan pola makan yang, monggo mau makan apa aja. Asal tau jumlah dan batasannya. Ayam goreng, ayam goreng. Tapi nasiku lima suap," lanjutnya.
Dia juga menjelaskan bahwa dia mempercayai prinsip dari dokter gizi, bahwa makanan yang baik adalah makanan dengan menu seimbang.
"Aku adalah pemegang pahamnya dokter gizi. Saya tidak menghindari kalimat-kalimat beliau, bahwa yang baik adalah pola menu makan seimbang. Ada karbonya, ada proteinnya, ada seratnya. Tinggal porsinya toh," sambungnya.
Menurutnya, dengan memperhatikan porsi seimbang juga membantu kontrol gula darah lebih stabil. Dengan demikian, hasil yang didapat tidak hanya berat badan ideal, namun gula darah yang lebih stabil.
Ery Makmur Menerapkan Mindset 'Mencari Sehat'
Selain menjaga pola makan, kunci keberhasilan Ery Makmur dalam menurunkan berat badan hingga 40 kg berasal dari keinginannya ingin hidup lebih panjang bersama keluarganya. Keinginannya ini dilatarbelakangi dari hasil medical check-up yang membuatnya terkejut.
Dalam podcastnya bersama dr. Tirta, Ery menceritakan kisahnya saat melakukan medical check-up. Pada saat itu, dengan usia 39 tahun dan berat badan 118 kg, body age Ery Makmur setara dengan usia 67 tahun. Artinya, usia tubuhnya lebih tua dan akan rentan terkena penyakit.
"Body ageku setara dengan usia 67 tahun. Padahal, waktu itu 2023, artinya usiaku masih 39 tahun," ujar Ery Makmur dalam podcast yang berjudul Berani Berubah Demi Anak dan Keluarga: Podcast Bersama Ery Makmur.
Setelah menyadari hal tersebut, dia mulai menerapkan mindset "mencari sehat" supaya hidup lebih lama. Dengan mindset yang dia miliki, motivasi mengubah pola makan dan gaya hidup menjadi lebih tinggi.
"Motivasiku sekarang udah anak. Yang aku cari bukan hanya turun berat badan dan motivasiku hidup sehat. Itu langkah pertama," ujar Ery Makmur.
"Aku sudah mateng di mindset. Mindsetnya adalah mencari sehat. Pola hidup sehat harus dijalankan sampai mati. Pola hidup sehat tidak ada ujungnya. Pola hidup sehat sama seperti beribadah," sambungnya.
Ery Makmur dan dr. Tirta Merekomendasikan Vitameal sebagai Sereal Enak
Saat podcast bersama dr. Tirta, Ery Makmur mengatakan tidak ada pantangan apa pun dalam makanan, hanya saja atur porsi makan secukupnya. Ery juga mengakui, untuk mengakali perut tetap terasa kenyang walaupun porsi makan sedikit, dia menggunakan senjata rahasianya, yaitu dengan mengonsumsi sereal Vitameal.
"Ini tuh sarapan enak untuk kontrol gula," ucap Ery Makmur.
Hal ini juga disetujui oleh dr. Tirta karena Vitameal terbuat dari beras merah yang rendah indeks glikemik, tinggi serat yang berasal dari blueberry, malt, biji-bijian, dan rendah gula.
Dokter Tirta mengatakan, kandungan multigrain pada Vitameal merupakan komponen pengganti makanan yang tepat untuk membantu mengenyangkan.
"Jadi ini tak bedah. Beras merah itu memang indeks glikemiknya rendah, lebih rendah daripada nasi putih. Blueberry ini seratnya banyak, sama memang high mineral sama fiber. Malt, biji-bijian sama high fiber," ujar dr. Tirta.
"Fiber tuh membantu melancarkan pencernaan. Energi dari lemak, lemak jenuh, kolesterolnya nol, karbohidratnya 20 gram. Jadi pada dasarnya dia mengenyangkan, tapi gulanya rendah," sambung dr. Tirta.
Dokter Tirta juga menjelaskan, makanan pengganti bisa dilihat dari komposisinya.
"Yang ngajarin aku nutritionist. Kalo kamu mau lihat komponen makanan pengganti yang bisa membantu mengenyangkan biasanya dari multigrain," ucap dr. Tirta.
Vitameal memiliki rasa yang enak sehingga cocok dikonsumsi untuk semua kalangan. Dokter Tirta dan Ery Makmur juga mengatakan jika Vitameal memiliki rasa yang enak.
"Enak eh. Awalnya aku meremehkan. Enak jebule," ungkap dr. Tirta.
Cara membuatnya pun gampang, cukup tuang 3 sendok makan Vitameal ke dalam gelas, kemudian seduh dengan air hangat. Selain dikonsumsi secara langsung, Ery Makmur juga merekomendasikan cara konsumsi Vitameal dengan dibuat overnight oat dan smoothie.
Menurut Ery Makmur, Vitameal merupakan sereal untuk sarapan yang enak dan mendukung kontrol gula. Dokter Tirta juga menyebutkan, Vitameal cocok dikonsumsi sebagai pre-workout untuk gym atau lari. Konsumsi Vitameal sebelum olahraga dapat membantu memberikan energi. Hal tersebut dapat meminimalisasi rasa pusing hingga blackout ketika sedang berolahraga. Pengalaman ini juga diceritakan oleh dr. Tirta di akhir podcast.
"Aku juga dah pernah, aku dua kali kaya gitu sampai pingsan," ujar dr. Tirta.
"Jadi saat itu aku meremehkan sepeda jarak jauh dan aku kurang energi. Saat-saat sampe Boyolali pedesaan, aku ga dapet ga ada warung buka. Tak teruske, harusnya kan rehat. Tak teruske, hipoglikemia ternyata. Gula darahku tinggal 60, masuk IGD," sambung dr. Tirta menceritakan pengalamannya saat blackout.
Dari cerita dr. Tirta, dapat disimpulkan jika pre-workout sangat penting dilakukan supaya tubuh memiliki energi yang cukup dan terhindar dari masalah yang tidak diinginkan, seperti pingsan.
Vitameal menjadi pilihan yang tepat sebagai pre-workout karena mengandung karbohidrat yang berasal dari multigrain dan tinggi serat yang berasal dari buah beri. Kombinasi tersebut akan memberikan efek kenyang tanpa meningkatkan gula darah. Tubuh pun akan semakin berenergi dan olahraga bisa lebih efektif.




