Jalapeno Telah Muncul, Chip Punya OpenAI Buat AI Skala Gigawatt

medcom.id
4 jam lalu
Cover Berita
Jakarta: OpenAI bersama Broadcom telah memperkenalkan Jalapeno, chip akselerator pertama yang dirancang khusus untuk inference model bahasa besar (LLM). 
 
Chip Jalapeno diserahkan langsung oleh CEO Broadcom Hock Tan dan Presiden Charlie Kawwas kepada Sam Altman serta Greg Brockman dari OpenAI. Momen ini menegaskan komitmen kedua perusahaan dalam membangun platform komputasi generasi baru yang mampu mendukung model-model mutakhir seperti GPT‑5.3‑Codex‑Spark.
 
Berbeda dengan akselerator konvensional, Jalapeno dirancang dari nol berdasarkan pemahaman mendalam OpenAI terhadap fundamental LLM. Broadcom dan mitra manufaktur Celestica turut berperan dalam pengembangan silikon, jaringan, serta produksi berskala besar.

Hasil pengujian awal menunjukkan chip ini mampu memberikan kinerja per watt yang jauh lebih baik dibanding akselerator tercanggih saat ini. Arsitekturnya dioptimalkan untuk mengurangi pergerakan data, menyeimbangkan komputasi, memori, dan jaringan sehingga pemanfaatan mendekati performa teoritis maksimum.
 
Keunggulan lain dari Jalapeno yang diklaim adalah kecepatan pengembangan. Chip ini berhasil dirancang dan tape-out hanya dalam waktu sembilan bulan, sebuah pencapaian yang disebut sebagai salah satu siklus ASIC tercepat dalam sejarah semikonduktor. Proses tersebut bahkan dipercepat dengan bantuan model AI OpenAI sendiri, memperlihatkan bagaimana kecerdasan buatan dapat mempercepat inovasi hardware.
 
Mulai tahun 2026, OpenAI bersama Broadcom berencana menggelar Jalapeno di pusat data berskala gigawatt, bekerja sama dengan Microsoft dan mitra lainnya. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem AI global, sekaligus menekan biaya operasional agar teknologi canggih dapat diakses lebih luas oleh pelajar, pengembang, bisnis, hingga peneliti.
 
Strategi flywheel OpenAI menjadi dasar dari visi ini: infrastruktur yang lebih baik menghasilkan komputasi lebih efisien, yang kemudian melahirkan model lebih kuat, produk lebih unggul, adopsi lebih luas, dan akhirnya reinvestasi kembali ke infrastruktur. Dengan Jalapeno, siklus tersebut diharapkan semakin cepat berputar, membawa manfaat nyata bagi masyarakat.
 
Sam Altman menegaskan bahwa tujuan utama OpenAI adalah demokratisasi AI. Dengan chip Jalapeno, perusahaan ingin memastikan bahwa teknologi kecerdasan buatan tidak hanya menjadi alat eksklusif bagi segelintir pihak, melainkan dapat digunakan sehari-hari oleh jutaan orang di berbagai bidang. “Kami ingin AI lebih cepat, lebih andal, lebih terjangkau, dan dapat diakses semua orang,” ujarnya.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(MMI)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menteri Agus Ungkap Alasan Ingin Benahi Pemasyarakatan yang Banyak Pelanggaran
• 7 jam laludetik.com
thumb
BMKG Prediksi Puncak Kemarau Juli 2026 di 10 Wilayah Indonesia
• 15 jam lalukompas.com
thumb
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Mengonfirmasi Pencairan Aset Iran Senilai 6 Miliar Dolar AS dari Qatar
• 6 jam lalupantau.com
thumb
MK Tolak Gugatan Aturan Migas Terkait Harga BBM, Sebut Bukti Kerugian Tak Jelas
• 7 jam lalukatadata.co.id
thumb
Di Pelosok Papua, Warga Terpaksa Berkejaran dengan Maut
• 21 jam lalukompas.id
Berhasil disimpan.