JAKARTA, KOMPAS.com - Jakarta Timur tercatat memiliki 81.750 pemain judi online dan menjadi wilayah dengan jumlah pemain terbanyak ketiga di Indonesia berdasarkan data PPATK tahun 2025.
Kondisi tersebut membuat sejumlah warga Cakung khawatir dengan dampak judi online yang dinilai semakin dekat dengan kehidupan masyarakat.
Salah satunya Ade (41), warga Cakung yang mengaku pernah diajak temannya bermain judi online.
Namun, ia menolak karena tidak ingin terjerumus dan kehilangan penghasilan yang susah payah diperoleh.
"Kalau saya dulu pernah mau diajak (judol), tapi ingat dampaknya dan ingat istri saja jadi enggak pernah mau. Nyari duit susah," kata Ade saat ditemui di kawasan Cakung, Senin (29/6/2026).
Baca juga: Bekasi Utara Peringkat 5 Pemain Judol Terbanyak di RI, Pemkot Akan Telusuri Pelakunya
Ade juga bersyukur tidak ada anggota keluarga terdekatnya yang terlibat judi online meski Kecamatan Cakung masuk dalam daftar wilayah dengan jumlah pemain judi online yang tinggi.
"Alhamdulillah enggak ada saudara, enggak ada yang main. Kalau adik main saya sikat dulu," kata Ade.
Menurut dia, dampak judi online sudah terlihat di lingkungan sekitar. Sejumlah warga disebut kehilangan harta benda karena terus bermain judi online.
"Dampaknya ya, ada teman yang main sampai rumahnya habis, dijual cuma buat judol," ucap Ade.
Baca juga: Warga Cakung Minta Polisi Tindak Tegas Judol: Dampaknya Luas, Ada yang Sampai Jual Rumah
Warga Minta Polisi Bertindak TegasSementara itu, warga Cakung lainnya, Ifan, berharap aparat kepolisian mengambil langkah tegas untuk memberantas judi online dan tidak hanya melakukan tindakan seremonial.
"Kalau berani ya sikat semuanya, jangan tebang pilih sih, karena kan kelihatan dampaknya. Mungkin enggak kelihatan di orang terdekat, tapi kan di media ramai," ujar Ifan.
Ia mengaku tidak pernah tertarik mencoba judi online meski mengetahui permainan tersebut kerap memberikan kemenangan kepada pemain pada tahap awal.
"Judol kan diayun, dikasih menang besar, terus dikalahin pas masa kecanduan. Ya alhamdulillahnya saya gaptek, enggak tahu judol," tuturnya.
Baca juga: Warga Cakung: Teman Jual Rumah, Motor Hilang, Cuma Buat Judol
Jakarta Timur Masuk Daftar Wilayah dengan Pemain Judi Online TerbanyakSebelumnya, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkap 10 wilayah dengan jumlah pemain judi online terbanyak di Indonesia sepanjang 2025.
DKI Jakarta menyumbang empat wilayah dalam daftar tersebut, sementara Jawa Barat menyumbang empat wilayah dan Banten dua wilayah.
Berdasarkan data PPATK, Kabupaten Bogor menempati peringkat pertama dengan 103.092 pemain judi online dan total nilai deposit mencapai Rp 414,4 miliar.
Posisi kedua ditempati Jakarta Barat dengan 89.320 pemain dan total nilai deposit Rp 600,6 miliar.
Sementara itu, Jakarta Timur berada di peringkat ketiga dengan 81.750 pemain judi online dan total nilai deposit mencapai Rp 425,9 miliar.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




