JAKARTA, KOMPASTV - Korban gempa bumi dahsyat yang mengguncang Venezuela terus bertambah.
Pemerintah Venezuela melaporkan hingga kini sedikitnya 1.450 orang meninggal dunia, sementara 3.150 orang mengalami luka-luka akibat dua gempa besar yang mengguncang wilayah utara negara itu beberapa hari lalu.
Presiden Majelis Nasional Venezuela, Jorge Rodriguez, menyebut bencana tersebut sebagai bencana alam paling dahsyat yang pernah dialami Venezuela sepanjang sejarahnya.
Selain korban jiwa, sebanyak 12.721 orang terdampak, sementara kerusakan terus meluas.
Di tengah besarnya dampak bencana, tim penyelamat internasional Tentara Meksiko bersama personel Kelompok Bantuan Kemanusiaan berhasil menemukan seorang anak laki-laki berusia sekitar 9 tahun dalam keadaan selamat.
Anak tersebut ditemukan pada dini hari di bawah bangunan yang runtuh di wilayah munisipalitas Vargas, di Utara Venezuela.
Tim penyelamat menemukannya menggunakan teknik call-and-listen, yakni memanggil dan mendengarkan respons dari bawah timbunan puing untuk mendeteksi tanda-tanda kehidupan.
Sementara itu, bantuan kemanusiaan dari berbagai negara termasuk dari Peru terus berdatangan untuk membantu penanganan bencana di Venezuela, seiring upaya penyelamatan dan pemulihan yang masih dilakukan di sejumlah wilayah terdampak.
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
Video Editor: Lintang
Penulis : Yuilyana
Sumber : Kompas TV
- venezuela
- korban gempa
- gempa venezuela





