Susy Susanti Pimpin PB Jaya Raya, Siap Lanjutkan Tradisi Cetak Juara Dunia

republika.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tongkat estafet kepemimpinan resmi berganti di tubuh Perkumpulan Bulu Tangkis (PB) Jaya Raya. Bertepatan dengan peringatan 50 tahun berdirinya klub legendaris tersebut, Susy Susanti dipercaya menjabat Ketua Umum PB Jaya Raya menggantikan Rudy Hartono Kurniawan yang telah memimpin klub sejak didirikan pada 1976.

Pergantian kepemimpinan diumumkan dalam acara peringatan HUT ke-50 PB Jaya Raya di Gedung Jaya, Jakarta Pusat, Senin (29/6/2026). Momen itu menjadi penanda dimulainya regenerasi di salah satu klub bulu tangkis paling sukses dalam sejarah Indonesia.

Baca Juga
  • Klub Jaya Raya Amankan Empat Gelar di Yonex-Sunrise Jaya Raya Junior International Grand Prix 2025
  • Jaya Raya Junior International Grand Prix 2025 Menuju Partai Puncak Besok, Tuan Rumah Incar Podium
  • Wakil Tuan Rumah Teruskan Kejutan Menuju Pengujung Jaya Raya International Grand Prix 2025

Tak hanya posisi ketua umum, penyegaran juga terjadi di jajaran pengurus harian. Rosiana Tendean menggantikan Imelda Wiguno sebagai Ketua Harian PB Jaya Raya.

Ketua Pengurus Yayasan Pembangunan Jaya Raya Budi Karya Sumadi mengatakan regenerasi tersebut menjadi bagian dari upaya menyiapkan kepemimpinan baru yang mampu melanjutkan tradisi prestasi klub.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

"PB Jaya Raya tahun ini memasuki babak baru. Dengan hadirnya kepemimpinan baru, kami berharap lahir generasi penerus yang mampu melanjutkan prestasi besar Jaya Raya pada masa depan," ujar Budi Karya.

Senada dengan itu, Presiden Direktur PT Pembangunan Jaya Trisna Muliadi berharap pergantian kepemimpinan menjadi momentum kebangkitan bulu tangkis Indonesia di pentas dunia.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Rudy Hartono dan Imelda Wiguno atas dedikasi mereka membina atlet selama puluhan tahun. Di sisi lain, Trisna menaruh harapan besar kepada Susy Susanti dan Rosiana Tendean untuk meneruskan tradisi melahirkan juara, termasuk peraih medali emas Olimpiade.

Bagi Susy, kepercayaan memimpin klub yang membesarkan namanya merupakan amanah yang sarat tanggung jawab. Peraih medali emas Olimpiade Barcelona 1992 itu mengaku seperti pulang ke rumah setelah kembali menjadi bagian penting dari Jaya Raya.

"Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada saya. Ini merupakan kehormatan besar sekaligus tanggung jawab yang tidak ringan," kata Susy.

Ia menegaskan, perjalanan hidupnya tidak pernah lepas dari bulu tangkis dan Jaya Raya. Dari klub inilah kariernya sebagai atlet dunia dimulai hingga akhirnya mengharumkan nama Indonesia di Olimpiade.

"Bagi saya, bulu tangkis adalah segalanya. Saya lahir dari Jaya Raya. Saya dibesarkan di sini, sehingga sekarang rasanya seperti kembali ke rumah sendiri. Saya ingin memberikan kembali kepada klub yang telah membesarkan saya," ujar Susy.

Susy berharap pengalaman dan prestasi yang pernah diraihnya dapat menjadi inspirasi bagi atlet-atlet muda agar mampu berprestasi tidak hanya untuk klub, tetapi juga membawa nama Indonesia di level dunia.

Sementara itu, Rudy Hartono menyambut positif proses regenerasi tersebut. Legenda bulu tangkis Indonesia itu menilai pergantian kepemimpinan merupakan sesuatu yang wajar setelah hampir lima dekade memimpin Jaya Raya.

"Dulu kami membangun Jaya Raya dari nol. Sekarang waktunya generasi baru melanjutkan perjuangan agar prestasi klub menjadi lebih baik lagi," ujar Rudy.

Selama lima dekade terakhir, PB Jaya Raya memang telah menjelma menjadi salah satu pilar pembinaan bulu tangkis nasional. Klub yang didirikan atas prakarsa almarhum Ciputra itu telah melahirkan banyak pemain kelas dunia dan menyumbangkan empat dari delapan medali emas Olimpiade yang dimiliki Indonesia.

Empat medali emas tersebut dipersembahkan Susy Susanti pada Olimpiade Barcelona 1992, pasangan Candra Wijaya/Tony Gunawan di Sydney 2000, Markis Kido/Hendra Setiawan di Beijing 2008, serta Greysia Polii/Apriyani Rahayu pada Olimpiade Tokyo 2020.

Selain sukses di Olimpiade, atlet-atlet binaan Jaya Raya juga menjadi bagian penting dari keberhasilan Indonesia merebut sembilan gelar Piala Thomas, tiga Piala Uber, satu Piala Sudirman, serta sederet gelar bergengsi lainnya seperti Kejuaraan Dunia, All England, dan Asian Games.

Komitmen membangun regenerasi itu juga akan diwujudkan melalui penyelenggaraan Yonex Sunrise Jaya Raya Junior International Grand Prix 2026 yang berlangsung pada 7-12 Juli di GOR PB Jaya Raya Bintaro, Tangerang Selatan.

Turnamen yang diikuti peserta dari 18 negara tersebut telah menjadi salah satu ajang bulu tangkis junior paling bergengsi di Indonesia. Sejumlah pemain nasional seperti Apriyani Rahayu, Siti Fadia Silva Ramadhanti, Ribka Sugiarto, Lanny Tria Mayasari, Rinov Rivaldy, hingga Pitha Haningtyas Mentari pernah mengawali perjalanan internasional mereka melalui kejuaraan tersebut.

 

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jepang Menangis di Depan Mata, Moriyasu Terpukul usai Brasil Balikkan Keadaan pada Injury Time
• 2 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Hasil Pemeriksaan Jiwa dr Icha: Alami Depresi Berat Akibat Dibentak Anggota Dewan
• 19 jam lalutvonenews.com
thumb
Dari Kempes hingga Putros, Jejak Bintang Piala Dunia di Liga Indonesia
• 1 jam lalucelebesmedia.id
thumb
Wamenkeu Pastikan Fiskal RI Aman, Defisit APBN Mei 2026 Hanya 0,7 Persen
• 19 jam lalumatamata.com
thumb
Terima Pemangkut Adat Tallo, Munafri Harap Warisan Kerajaan Tallo Jadi Destinasi Wisata Budaya Strategis di Makassar
• 3 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.