Tak Hanya Salurkan Energi, Pertamina Bangun Kemandirian Masyarakat di Berbagai Daerah

medcom.id
3 jam lalu
Cover Berita
Jakarta: Ketahanan energi tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan LPG, tetapi juga tentang bagaimana masyarakat di sekitar wilayah operasi mampu tumbuh lebih mandiri secara ekonomi. 
 
Melalui berbagai program Community Involvement and Development (CID), Pertamina Patra Niaga mendorong pengembangan potensi lokal agar mampu menciptakan manfaat yang berkelanjutan.
 
Program pemberdayaan tersebut hadir di berbagai daerah di Indonesia dengan menyesuaikan kebutuhan dan karakteristik masing-masing wilayah. Mulai dari penguatan ekonomi kreatif di Sumatera Selatan, pengembangan hortikultura di Maluku, hingga budidaya udang vaname di Aceh, seluruh inisiatif dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat ekonomi lokal.

Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, mengatakan bahwa setiap wilayah memiliki tantangan sekaligus potensi yang berbeda. Oleh karena itu, pendekatan pemberdayaan masyarakat harus disesuaikan dengan karakteristik lokal.
 
"Bagi Pertamina Patra Niaga, keberhasilan program Community Involvement and Development (CID) tidak hanya diukur dari banyaknya bantuan yang diberikan, tetapi juga dari sejauh mana masyarakat mampu berkembang secara mandiri setelah memperoleh pendampingan," kata Kitty dalam keterangan tertulis, Selasa, 30 Juni 2026.
  Baca juga: Pertamina Tingkatkan Distribusi BBM, Masyarakat Diminta Tak Panic Buying
Melalui pendekatan yang mengedepankan kolaborasi dan pemberdayaan, Pertamina Patra Niaga berharap masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga mampu menjadi penggerak ekonomi lokal yang menciptakan dampak berkelanjutan bagi lingkungan sekitarnya.
 
"Karena itu, kami selalu memulai dari potensi yang dimiliki masyarakat, kemudian mengembangkannya bersama melalui kolaborasi yang berkelanjutan," ujarnya.
 
Di Sugihwaras Creative Village, Kota Palembang, Pertamina Patra Niaga mendampingi masyarakat mengembangkan ekonomi kreatif berbasis lingkungan. Beragam produk bernilai tambah, seperti madu kelulut, lilin aromaterapi berbahan minyak jelantah, hingga produk olahan melati, menjadi sumber pendapatan baru bagi para pelaku UMKM. 
 
Tidak hanya meningkatkan keterampilan, program ini juga membuka peluang bagi ibu rumah tangga, pemuda, dan kelompok masyarakat lainnya untuk membangun usaha yang berdaya saing.
 
Sementara itu, di Wayame, Kota Ambon, tantangan utama masyarakat adalah keterbatasan akses air yang berdampak pada produktivitas pertanian. 
 
Melalui program Demplot Hortikultura Wayame, Pertamina Patra Niaga menghadirkan solusi penyediaan air ramah lingkungan sekaligus pendampingan budidaya hortikultura.  Kehadiran fasilitas tersebut membantu petani meningkatkan hasil panen, sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi keluarga.
 
"Kami percaya bahwa ketika masyarakat bertumbuh dan mandiri, manfaat yang dihasilkan akan terus berkembang, tidak hanya bagi keluarga penerima manfaat, tetapi juga bagi komunitas dan daerah tempat mereka tinggal. Inilah bentuk energi yang sesungguhnya energi yang menggerakkan kehidupan," tuturnya.

 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ANN)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BPK Ungkap Semua Kementerian/Lembaga Raih WTP, Kecuali Badan Pangan Nasional
• 4 jam lalukompas.com
thumb
OLXmobbi Ungkap Sederet Tantangan Pasar Mobil Listrik Bekas
• 20 jam lalubisnis.com
thumb
Tekuk Afrika Selatan 0-1, Eustaquio Tegaskan Semangat Juang Kanada usai Melaju Babak 16 Besar
• 21 jam lalukompas.tv
thumb
Komisi II DPR Dukung PLBN Dibangun Lagi: Demi Kedaulatan dan Kesejahteraan
• 8 jam laludetik.com
thumb
Foto: Mawar Kuning di Sidang Putusan Vonis Nadiem Makarim
• 4 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.