Kasus Kematian Dokter Icha, Golkar Sentil Kadernya di DPRD NTT: Jangan Mentang-Mentang Punya Jabatan!

disway.id
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Sekjen Partai Golkar Sarmuji mengatakan pihaknya akan memanggil seorang anggota DPRD di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang diduga melakukan intimidasi dokter Icha.

“Untuk yang kasus NTT, kita akan dalami. Tentu kami sudah tugaskan kepada DPD Provinsi untuk memanggil yang bersangkutan. Tadi malam saya juga ber-WA kepada Ketua DPD Provinsi untuk memanggil dan akan dipanggil secepatnya," kata Sarmuji, Selasa, 30 Juni 2026.

Sarmuji mengatakan pemberian sanksi akan dilakukan usai pihaknya memintai keterangan terhadap anggota DPRD tersebut.

BACA JUGA:Dokter Icha

“Didalami dulu. Kan kita harus juga mendengarkan dari kedua sisi. Apakah betul ada intimidasi dan apakah intimidasi itu sampai berujung pada keputusan seseorang untuk melakukan tindakan seperti yang kemarin terjadi,” jelasnya.

Menanggapi informasi bahwa anggota DPRD tersebut disebut kerap membuat masalah, termasuk dugaan terkait konsumsi alkohol sebagaimana disampaikan Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Sarmuji mengatakan kasus-kasus semacam itu bisa saja terjadi di semua partai politik.

Menurutnya, tugas partai adalah memastikan para kader tetap disiplin dan mematuhi aturan.

BACA JUGA:Berkaca Kasus Kematian Dokter Icha, Faskes Wajib Perkuat Sistem Perlindungan Nakes dari Intimidasi

“Selalu akan ada, dari sekian ribu anggota DPRD di Indonesia dari semua partai pasti ada yang seperti itu. Dan tugas kita adalah membuat mereka tertib,” kata Sarmuji.

Lebih lanjut, Sarmuji berpesan agar seluruh kader yang menduduki jabatan publik agar menjaga sikap dan tidak menyalahgunakan kewenangan yang dimiliki.

“Seluruh pejabat publik, khususnya yang dari Golkar, hendaknya menjaga diri. Ojo dumeh, jangan mentang-mentang memiliki jabatan yang tinggi kemudian berlaku yang tidak patut kepada orang yang di bawahnya,” jelas Sarmuji.

BACA JUGA:Sosok Dokter Icha Pakaenoni yang Diduga Meninggal usai Kena Intimidasi Anggota DPRD

Kematian dr. Eliza Princila Utami Pakaenoni atau Dokter Icha (27) menjadi sorotan publik setelah diduga mengakhiri hidupnya akibat mengalami tekanan psikologis usai insiden di IGD RS Leona, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU).

Dokter Icha sebelumnya menangani pasien korban gigitan ular sebelum didatangi dua anggota DPRD TTU yang disebut berbicara dengan nada tinggi.

Meski kedua anggota dewan membantah melakukan intimidasi dan mengaku hanya panik melihat kondisi pasien, polisi kini telah memeriksa sejumlah saksi dan tengah mendalami kasus tersebut.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kepercayaan ke Polri 82,4%, Wamenkum: Cerminan Kerja Keras Seluruh Jajaran
• 7 jam laludetik.com
thumb
Harga Gas Industri Turun, Apindo Ingatkan Pasokan Harus Terjamin
• 18 jam lalubisnis.com
thumb
Sumber Bahan Baku Bioetanol E20 Tiap Daerah Bisa Beda, Ini Alasannya
• 8 menit lalucnbcindonesia.com
thumb
Tak Hanya Menjadi Transportasi Menuju Bandara, Layanan Kereta Api Bandara YIA Berbasis PSO Permudah Mobilitas Masyarakat Wates
• 16 jam lalutvonenews.com
thumb
Lewat Kuliner Pilihan ShopeeFood, Aa Juju Ungkap Cerita di Balik Kuliner Legendaris Jakarta dan Bandung
• 3 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.