Grid.ID – Aktris sekaligus budayawan Happy Salma menunjukkan solidaritasnya dengan hadir langsung di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (30/6/2026), untuk mengawal sidang vonis Nadiem Makarim. Hadir sejak pukul 09.00 WIB, Happy menyuarakan pesan kuat terkait keadilan dan transparansi proses hukum kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook di lingkungan Kemendikbudristek periode 2020–2022.
Di tengah kerumunan massa pendukung yang memadati area pengadilan, Happy Salma menegaskan bahwa kehadirannya adalah bentuk dukungan kemanusiaan bagi Nadiem dan istrinya, Franka Franklin, yang sudah dianggapnya sebagai saudara sendiri.
"Nadiem dan istrinya, Franka, adalah saudara saya, sahabat ya. Franka kawan kerja saya sudah lama, keluarga juga begitu dekat. Jadi secara manusia tentu kita ingin memeluk, mendampingi ketika sahabat atau saudara kita sedang mendapatkan cobaan," ujar Happy Salma.
Menuntut Pembuktian yang Adil
Happy menyoroti proses hukum yang telah berjalan hampir satu tahun. Ia menekankan bahwa inti dari kehadiran para pendukung hari ini adalah menagih keadilan yang nyata, bukan sekadar opini atau tuduhan semata.
"Hati manusia satu sama lain bisa saling menyatu, memberikan solidaritas untuk sesuatu yang memang kita perjuangkan yaitu keadilan itu, dan yang nyata di depan kita. Kalaupun memang salah, tunjukkan salahnya. Tapi kalau memang benar, berikanlah kebebasan," tegasnya.
Menurutnya, perjuangan yang dilakukan Nadiem dan tim hukumnya saat ini setara dengan nilai-nilai demokrasi yang diperjuangkan para pendiri bangsa.
Simbol Busana Putih dan Kekuatan Doa
Dalam persidangan tersebut, Happy Salma tampak kompak dengan pendukung lainnya mengenakan busana serba putih. Ia menjelaskan bahwa warna putih dipilih sebagai simbol ketulusan, kebersihan hati, dan semangat untuk melewati cobaan.
Sebelum putusan ini, Happy juga diketahui terlibat dalam acara doa bersama publik figur lainnya. Baginya, kasus ini bukan sekadar soal angka atau tuntutan hukum, melainkan soal nasib manusia.
"Ini soal manusia. Ada anak kecil di sana, ada ibunya, ada istrinya. Kita mendoakan untuk saling kuat. Dengan kehadiran saya membacakan satu-dua bait puisi, mungkin bisa memberikan kekuatan dan kita berpegangan tangan untuk melewati cobaan ini semua," ungkapnya emosional.
Menutup pernyataannya, Happy Salma berharap hasil persidangan hari ini akan membuahkan hasil yang paling adil bagi Nadiem Makarim.
"Harapannya ya bebas murni. Harapannya tidak ada yang bersalah," pungkasnya. (*)
Artikel Asli



