TABLOIDBINTANG.COM - Nama selebgram Karin Novilda atau Awkarin terseret dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana jemaah umrah miliaran rupiah oleh Hanania Group atau PT Khazanah Tamma Internasional.
Senin (29/6) siang Awkarin memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya untuk diperiksa terkait kasus tersebut.
Kehadiran Awkarin bukan sebagai tersangka, melainkan untuk memberikan keterangan mengenai kerja sama promosi yang pernah dijalin dengan Hanania Travel sebagai influencer.
Artahsasta, kuasa hukum Awkarin menyebut kliennya mendapat 33 pertanyaan dari penyidik yang berfokus pada bentuk kerja sama tersebut.
"Hari ini klien kami, Ibu Karin Novilda, sudah memenuhi panggilan dan melakukan pemeriksaan terhadap laporan polisi yang menyangkut mengenai Hanania Group atau PT Khazanah Tamma Internasional," ujar Artahsasta di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan.
"Ada 33 pertanyaan dari penyidik seputar kerja sama dengan Awkarin," tambah Artahsasta.
Artahsasta menjelaskan, kerja sama yang dijalani Awkarin bersifat barter. Sebagai imbalannya, Hanania memberikan fasilitas perjalanan umrah, sementara Awkarin berkewajiban mempromosikan layanan tersebut melalui akun Instagram pribadinya.
"Hubungan hukum itu murni natura atau imbalan jasa non-tunai, atau sederhananya barter. Hanania Group memberikan fasilitas umrah, lalu prestasinya Ibu Karin melakukan postingan daily story di Instagram," jelas Artahsasta.
Selama kerja sama berlangsung, Awkarin diketahui mengunggah 12 konten promosi yang terdiri dari sembilan foto dan tiga video mengenai perjalanan umrahnya bersama Hanania.
Meski kerja sama dilakukan dengan sistem barter, Artahsasta mengungkapkan bahwa Awkarin juga sempat menerima uang saku saat berangkat ke Tanah Suci. Namun, uang tersebut kini telah diserahkan kepada penyidik.
"Pada faktanya klien kami memang menerima uang saku. Dan pada kesempatan pemeriksaan hari ini, klien kami telah mengembalikan uang saku tersebut kepada penyidik untuk dilakukan penyitaan," ungkapnya.
Saat ditanya mengenai nominal uang yang diterima, Artahsasta memilih tidak merinci. Menurutnya, besaran uang saku yang diterima setiap influencer berbeda-beda.
Sementara itu, Awkarin enggan membeberkan isi pemeriksaannya secara detail. Ia menegaskan seluruh keterangannya telah disampaikan kepada penyidik.
"Tadi kita sudah jelaskan semuanya ke penyidik. Nanti mungkin detailnya bisa ditanyakan langsung ke penyidik ya. Terima kasih banyak semuanya," kata Awkarin.
Dalam penyelidikan kasus Hanania Travel, polisi juga telah meminta keterangan dari sejumlah figur publik lainnya, di antaranya Keanu AGL, Thariq Halilintar, Paula Verhoeven, Anwar BAB, hingga Praz Teguh.




