Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali terperosok pada perdagangan Selasa (30/6/2026). IHSG ditutup melemah 177,60 poin atau 3,05% ke level 5.643,19, memperpanjang tekanan di pasar saham domestik yang dibayangi aksi jual hampir di seluruh sektor.
Data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan IHSG dibuka di level 5.801,45, sempat menyentuh level tertinggi 5.811,67, sebelum terus tertekan hingga menyentuh level terendah 5.638,57 dan akhirnya ditutup di level 5.643,19.
Pelemahan tersebut turut memangkas kapitalisasi pasar BEI menjadi Rp9.897 triliun.
Aktivitas perdagangan berlangsung cukup ramai dengan volume transaksi mencapai 19,94 miliar saham, nilai transaksi Rp15,30 triliun, dan frekuensi perdagangan sebanyak 1,60 juta kali.
Dari total saham yang diperdagangkan, hanya 141 saham menguat, sedangkan 599 saham melemah dan 219 sahamditutup tidak berubah.
Tekanan jual terjadi hampir di seluruh sektor. Sektor bahan baku (basic industry) menjadi yang mengalami pelemahan terdalam dengan koreksi 5,54%, disusul sektor energi 3,51%, barang konsumsi siklikal 2,79%, properti 2,68%, infrastruktur 2,22%, keuangan 1,89%, kesehatan 1,79%, industri 1,71%, transportasi 0,85%, serta teknologi 0,60%. Hanya sektor barang konsumsi primer (non-cyclical) yang mampu menahan penurunan dengan koreksi tipis 0,14%.
Di jajaran saham kapitalisasi besar, tekanan juga terjadi pada sejumlah emiten utama. Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turun 6,33% ke level 5.550 dengan kapitalisasi pasar sekitar Rp677 triliun.
Saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) melemah 3,44% menjadi 3.090, sementara PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) turun 3,87% ke level 2.730 dan PT Bayan Resources Tbk (BYAN) terkoreksi 2,77%menjadi 11.425. Adapun saham PT DCI Indonesia Tbk (DCII) ditutup stagnan di level 180.500.
Baca Juga: IHSG Dibuka Anjlok 1%, Sebanyak 208 Saham Melemah
Baca Juga: Tekanan Jual Menggila, IHSG Ditutup di Level 5.820
Pada kelompok saham top losers, PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk (SAME) memimpin daftar dengan penurunan 14,90% ke level 354. Posisi berikutnya ditempati PT Multi Medika Internasional Tbk (MMIX) yang turun 14,84%, PT Megalestari Epack Sentosaraya Tbk (EPAC) melemah 14,81%, PT Panin Sekuritas Tbk (PANS) turun 14,78%, dan PT Tunas Alfin Tbk (TALF) terkoreksi 14,73%.
Di sisi lain, penguatan terbesar dibukukan PT Panca Global Kapital Tbk (PEGE) yang melonjak 34,29% ke level 141. Disusul PT Arkayana Lestari Grup Tbk (AYLS) naik 27,54%, PT Formosa Ingredient Factory Tbk (BOBA)menguat 21,95%, PT Esta Multi Usaha Tbk (ESTA) naik 19,54%, serta PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI) yang menguat 15,56%.





