JAKARTA, DISWAY.ID -- Eks Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim memastikan akan mengajukan banding setelah divonis 10 tahun penjara dalam kasus korupsi pengadaan laptop berbadis Chromebook.
Nadiem menegaskan putusan majelis hakim tidak akan menghentikan langkahnya untuk memperjuangkan apa yang diyakininya sebagai kebenaran.
"Saya tentunya akan terus berjuang. Demi anak-anak saya, demi keluarga saya, demi seluruh negara Indonesia yang saya masih cintai. Saya akan berjuang," kata Nadiem, Selasa, 30 Juni 2026.
BACA JUGA:Divonis 10 Tahun, Nadiem Makarim: Saya Tidak Tahu Lagi Harus Minta Tolong ke Siapa
Nadim mengemukakan bahwa ia segera menempuh upaya hukum banding. Menurut dia, langkah tersebut dilakukan bukan hanya untuk dirinya.
Tetapi juga demi mereka yang menurutnya bekerja secara profesional dan menjunjung kejujuran.
"Saya akan segera melaksanakan naik banding untuk terus maju, demi kebenaran, demi anak-anak muda, demi profesional yang di luar sana," ucapnya.
"Demi semua orang jujur yang dikriminalisasi. Saya tidak akan berhenti," sambung Nadiem.
BACA JUGA:Divonis 10 Tahun dalam Kasus Korupsi Chromebook, Nadiem Makarim Sebut Sangat Tidak Masuk Akal!
Tak berhenti di situ, Nadiem pun mengaku kecewa atas putusan yang dijatuhkan majelis hakim.
Ia menilai selama satu tahun proses hukum berlangsung--dirinya bersama tim telah berupaya membuka seluruh fakta dan menjelaskan setiap kebijakan yang diambil saat memimpin Kemendikbudristek.
"Saya telah berjuang selama 1 tahun ini untuk membuka semua kejujuran yang telah kami lakukan. Semua niat baik yang telah saya dan tim saya lakukan di masa kementerian sudah kita jelaskan. Tapi seolah-olah tidak ada artinya," urainya.
Nadiem mengungkapkan dirinya juga kebingungan mencari keadilan setelah sejumlah pakar hukum dan tokoh antikorupsi menyampaikan pandangan bahwa perkara tersebut tidak memenuhi unsur tindak pidana korupsi.
BACA JUGA:Tok! Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara Kasus Korupsi Chromebook
"Saya sudah tidak tahu lagi mau minta tolong ke siapa, di mana saya bisa mendapatkan keadilan,"imbuhnya.
- 1
- 2
- »





