Pemkab Sigi Tampung Sanggahan Data Rumah Rusak Akibat Gempa

metrotvnews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Sigi: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi, Sulawesi Tengah, mempersilakan masyarakat untuk menyampaikan sanggahan terkait data rumah rusak berat akibat bencana gempa bumi di Kecamatan Nokilalaki dan Palolo. Langkah ini dilakukan untuk memastikan data yang dihimpun sesuai kondisi di lapangan.

"Jadi ini merupakan hari terakhir masa tanggap darurat gempa bumi di Sigi, ada tanggapan dari masyarakat yang ternyata banyak, baik dari Nokilalaki maupun Palolo, menyanggah untuk nama-nama yang ditempel di desa dan kecamatan," kata Wakil Bupati (Wabup) Sigi Samuel Yansen Pongi, dilansir dari Antara, Selasa, 30 Juni 2026. 

Saat ini, pihaknya melalui Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Kabupaten Sigi sedang menyusun hasil sanggahan masyarakat tersebut. "Untuk hasil sanggahan itu tentu kami akan rapatkan dan berikan kepada mereka yang berwenang. Misalnya, untuk klasifikasi rumah rusak ringan, sedang, dan berat, berarti kita ke Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman setempat," ucapnya.
 

Baca Juga :

2.533 Rumah di Sigi Rusak Terdampak Gempa

Menurut dia, tim di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman memahami dan bisa melakukan penilaian tingkat kerusakan rumah akibat bencana gempa bumi. "Sebenarnya pemerintah daerah saat ini masih fokus ke rumah rusak berat dulu, yang prioritas karena harus dibangun huntara, sehingga mendapatkan bantuan jaminan hidup," sebutnya.

Ia menuturkan masyarakat yang melakukan sanggahan sebagian besar tidak masuk dalam data rumah rusak berat. "Saya melihat mereka yang tidak ada nama juga sudah mulai protes dan sudah menyanggah. Padahal kan bisa jadi mereka memang tidak di rusak berat, tapi ada di ringan ataupun sedang," jelas Samuel.


Wakil Bupati Sigi Samuel Yansen Pongi saat ditemui awak media terkait berakhirnya masa tanggap darurat gempa bumi di Sigi, Sulteng, Selasa, 30 Juni 2026. ANTARA/Moh Salam


Berdasarkan data Satgas Tanggap Darurat Penanganan Bencana Gempa Bumi Sigi hingga Senin, 29 Juni 2026 pukul 20.00 WITA, total rumah rusak mencapai 3.980 unit. Rinciannya terdiri atas 258 rumah rusak berat, 1.195 rumah rusak sedang, dan 2.527 rumah rusak ringan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Nadin Amizah Membuka Babak Perdana Konser Rituals di JNM Bloc
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Komentar Spam Judi Online Naik 128 Persen, Komdigi: Kini Gunakan Sistem Bot Otomatis
• 1 jam lalurctiplus.com
thumb
Dandim Labuhanbatu Jelaskan Kronologi Viral Tuduhan 1 Kompi TNI AD Rampas Belasan Lembu
• 20 jam lalurctiplus.com
thumb
Jerman Disingkirkan Paraguay di Piala Dunia 2026, Kai Havertz Akui Timnya Kesulitan Ciptakan Peluang
• 12 jam lalukompas.tv
thumb
Alasan 2 Calon Manajer Kopdes Tetap Ikut Pelatihan Meski Hamil: Ini Penentu Kelulusan
• 5 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.