Kapok Pakai AI, Perusahaan Ini Rekrut Lagi Pegawai yang di-PHK

cnbcindonesia.com
3 jam lalu
Cover Berita
Foto: Tempat parkir karyawan yang kosong terlihat ditutup gerbangnya di Pabrik Perakitan Ford Michigan di Wayne, Michigan, AS 17 September 2023. (REUTERS/REBECCA COOK)

Jakarta, CNBC Indonesia - Ford terpaksa kembali mempekerjakan sejumlah insinyur yang mereka PHK. Pasalnya, teknologi AI yang digunakan oleh produsen mobil Amerika Serikat tersebut menimbulkan proses produksi di pabrik bermasalah.

Setelah kembali mempercayakan proses produksi ke karyawan manusia, kualitas mobil yang diproduksi Ford meningkat drastis. Bahkan, Ford untuk pertama kalinya memenangi pengakuan kualitas dari pelaku industri. Ford meraih JD Power US Initial Quality Study 2026, penghargaan pertama yang mereka raih dalam 16 tahun.

"AI adalah perangkat yang fantastis, tetapi kinerjanya hanya sebaik informasi yang digunakan untuk melatihnya. Dalam beberapa tahun terakhir, kami lalai tidak memperhatikan pengetahuan insinyur kami yang berpengalaman melalui siklus produk," kata Charles Poon, VP Vehicle Engineering dari Ford.


Kesalahan Ford, menurutnya, adalah berharap AI yang telah mereka latih dengan syarat desain mampu memproduksi mobil kualitas tinggi. Ternyata, kemampuan dan pelatihan yang diberikan ke AI masih belum setara dengan karyawan veteran.

Pilihan Redaksi
  • Trump Tiba-Tiba Berubah Pikiran, Penentuannya Minggu Ini
  • Berburu Spot Instagramable di Gamcheon Village dengan Galaxy S26 Ultra

"Kami kini paham bahwa untuk mendorong otomatisasi dan menggunakan perangkat AI, kami harus memastikan bahwa AI tersebut harus dilatih oleh individu yang paling berpengalaman," kata Poon.

Dalam beberapa tahun terakhir, Ford telah merekrut 300 insinyur veteran di divisi rekayasa kendaraan bermotor.

"Bebas dari jadwal produksi harian, insinyur veteran bekerja seperti auditor internal, melakukan review atas desain untuk memastikan potensi kegagalan bahkan sebelum cetak biru digunakan di pabrik," kata Ford.

CEO Ford Jim Farley mengatakan perubahan kebijakan, dari yang fokus kepada AI menjadi bertumpu ke insinyur manusia, meningkatkan kinerja keuangan perusahaan. Produk dengan kualitas lebih baik menekan biaya yang biasanya keluar untuk menanggung biaya garansi dan recall.


(dem/dem) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video: Perkuat Konektivitas, Komdigi Bangun Jaringan-Lelang Frekuensi

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dari Buruh Pabrik, Sudarto Bangun Usaha Tahu hingga Punya Rumah-Mobil Sendiri
• 3 jam laludetik.com
thumb
Emas Antam Turun Lagi Jadi Rp 2.630.000/Gram, Galeri24 di Rp 2.627.000/Gram
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
Liburan Sekolah Makin Seru Bersama Menu Favorit Anak di Myko Cafe
• 11 jam laluterkini.id
thumb
Mengungkap Penyebab Kematian Dokter Icha, Penjaga IGD RS Leona yang Diduga Diintimidasi Oknum DPRD TTU
• 2 jam lalutvonenews.com
thumb
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara
• 8 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.