Grid.ID - Baru-baru ini Sarwendah laporkan akun medsos ke Polres Jaksel atas dugaan fitnah. Lantas bagaimana tanggapan Betrand Peto?
Pada Senin (29/6/2026), Sarwendah menyambangi Polres Metro Jakarta Selatan (Jaksel). Kedatangannya tak lain untuk menyerahkan bukti-bukti tambahan atas laporan dugaan pencemaran nama baik yang telah ia ajukan beberapa hari sebelumnya.
Tak sendiri, Sarwendah datang didampingi oleh kuasa hukumnya, Korbinianus Molmen Nomer dan Femmy Ferdianus. Tak banyak bicara, Sarwendah lebih memilih langsung bergegas ke mobil.
"Jadi, kehadiran kita hari ini di sini bukan baru yang pertama kali ya. Jadi hari ini kita datang menyerahkan bukti tambahan saja. Sudah ada laporan polisinya," ujar Korbinianus, dikutip dari Kompas.com.
"Terima kasih semuanya, nanti akan dilanjutkan semua sama kuasa hukum saya juga," ujar Sarwendah.
Lebih lanjut, kuasa hukum Sarwendah menegaskan jika kliennya bukan menolak kritikan yang datang. Namun ada batas yang menurut mereka sudah dilampaui.
"Artinya, Ibu Sarwendah akan sampaikan bahwa dia tidak menolak semua kritikan yang ada."
"Jadi upaya hari ini yang diambil klien kami, langkah tegas dan terukur, sudah sangat dipertimbangkan matang. Karena berita yang berkembang sudah cukup mengganggu klien kami dan terutama keluarga besar, srta anak-anak pastinya," ujar Femmy.
Tanggapan Betrand Peto
Terkait dengan langkah hukum yang diambil Sarwendah, Betrand Peto turut memberikan tanggapan. Remaja berusia 21 tahun itu tampaknya memilih untuk tak ikut campur dalam persoalan tersebut.
"Aku nggak tahu," ucap Betrand, dikutip dari Tribun Seleb.
Kendati demikian, laki-laki yang akrab disapa Onyo itu mendukung langkah hukum yang diambil Sarwendah. Ia pun hanya memberikan tanggapan singkatnya.
"Kalau itu yang terbaik," tambahnya.
Kini Sarwendah laporkan akun medsos ke Polres Jaksel atas dugaan fitnah yang telah mencemarkan namanya. Betrand Peto pun memilih memberikan tanggapan singkat dengan keputusan sang ibunda. (*)
Artikel Asli




