Tripa Catat Pendapatan Jasa Asuransi Tumbuh 9,52% pada 2025

bisnis.com
7 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — PT Asuransi Tri Pakarta (Tripa) membukukan pendapatan jasa asuransi sebesar Rp1,57 triliun, tumbuh 9,52% (year on year/YoY) sepanjang 2025. Nilai tersebut mencapai 131,70% dari target RKAP 2025.

Sementara itu, hasil jasa asuransi bersih tercatat Rp149,44 miliar atau mencapai 277,74% dari target RKAP. Kemudian, laba setelah pajak sebesar Rp78,33 miliar atau 112,10% dari target yang ditetapkan.

Direktur Utama Asuransi Tripa G. C Koen Yulianto berujar kinerja yang disampaikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2025 yang digelar hari ini, Selasa (30/6/2026) itu diapresiasi oleh para pemegang saham karena semua target tercapai, termasuk produksi dan labanya telah memenuhi harapan dari pemegang saham.

“Untuk tahun 2026, pemegang saham mengharapkan Tri Pakarta tumbuh, dengan prudent yang harus diutamakan atau harus hati-hati karena melihat situasi ekonomi dan kondisi makroekonomi secara umum di dunia ini relatif belum stabil, sehingga tentu akan memengaruhi industri asuransi secara umum,” ujarnya kepada wartawan seusai RUPS, di Kantor Pusat Tripa, Jakarta, Selasa (30/6/2026).

Baca Juga : Kantongi Izin OJK, Asuransi Tri Pakarta Syariah (Tripa) Ungkap Tantangan Spin Off

Koen membeberkan hal-hal yang perlu diperhatikan misalnya perubahan kurs yang masih terus dinamis, sehingga bisa berpengaruh pada para pemegang polis karena nilai asuransi pada umumnya naik.

“Jadi secara umum sih intinya hati-hati untuk menghadapi kondisi ekonomi, pemegang saham tetap berharap Tri Pakarta bisa terus tumbuh memenuhi fundamental keuangannya karena ada tugas berat di tahun 2028 kita harus mencapai ekuitas Rp1 triliun sesuai ketentuan POJK,” tegasnya.

Lebih lanjut, Koen mengungkapkan lini usaha yang masih mendominasi premi perusahaan pada 2025 adalah asuransi properti dengan porsi 40% dan asuransi kredit kurang lebih 25%.

Di sisi lain, kinerja positif Asuransi Tripa pun tercermin dari pendapatan investasi yang mencapai Rp71,75 miliar, tumbuh 13,85% dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, total aset perusahaan tercatat sebesar Rp4,37 triliun.

“Jadi, capaian ini merupakan hasil dari komitmen perusahaan dalam memperkuat tata kelola perusahaan, meningkatkan efisiensi operasional, serta menjalankan strategi bisnis yang adaptif,” sebutnya.

Ke depan, lanjutnya, perusahaan akan terus melanjutkan transformasi bisnis perusahaan melalui penguatan digitalisasi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, inovasi produk dan layanan, serta optimalisasi sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dikembalikan Persik ke Persib, Rezaldi Hehanussa Menyusul Novri Setiawan ke Semen Padang
• 6 jam lalubola.com
thumb
BPJPH: Halal Kini Simbol Kesehatan dan Kualitas, Bukan Lagi Isu Agama
• 5 jam lalurepublika.co.id
thumb
Kawhi Leonard Kembali ke Toronto Raptors, Transfer Besar NBA Resmi Terjadi
• 2 jam lalumedcom.id
thumb
DJP Buka Peluang Kaji Ulang Batas Bebas Pajak JHT Rp 50 Juta
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Polisi Bongkar Jaringan Judol Internasional, 4 Orang Ditangkap, 1 WNA DPO
• 9 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.