Jakarta, VIVA – Belakangan ini nama Giorgio Antonio menjadi perbincangan hangat di media sosial. Bukan hanya karena kedekatannya dengan Sarwendah yang kerap membuat konten bersama, tetapi juga karena statusnya sebagai CEO yang dipertanyakan sebagian warganet.
Tak sedikit netizen mempertanyakan latar belakang bisnis Giorgio. Hal itu dipicu oleh kemunculannya yang cukup sering dalam siaran langsung bersama Sarwendah hingga membuat video promosi di rumah yang diketahui dibeli Ruben Onsu. Bahkan, muncul tudingan bahwa dirinya hanya memanfaatkan popularitas tanpa memiliki bisnis yang jelas.
Di tengah ramainya spekulasi tersebut, Giorgio memberikan gambaran mengenai bisnis yang selama ini ia jalankan. Dalam sebuah perbincangan bersama Nagita Slavina, ia menjelaskan bahwa dirinya memang aktif mengelola perusahaan bersama sang adik, Joseph.
Giorgio mengungkapkan bahwa dirinya sama sekali tidak memiliki rencana untuk menjadi figur publik. Awalnya, ia dan Joseph hanya fokus mengembangkan bisnis yang telah mereka bangun.
Popularitas keduanya justru datang setelah tim kreatif perusahaan mengunggah video keseharian mereka di media sosial. Menurutnya, video tersebut ternyata mendapat respons positif dari masyarakat. Sejak saat itu, mereka mulai lebih rutin membuat konten yang tetap berkaitan dengan aktivitas bisnis.
Giorgio juga menceritakan bahwa awalnya justru tim kreatif yang diam-diam merekam aktivitas mereka saat bekerja.
"Awalnya sih sebenarnya kita kan sebagai bos ngomong sama tim content creator, kalian harus buat video. Nah, akhir-akhirnya mereka suka curi-curi diam-diam videoin kita. Kita lagi meeting, kita lagi ngapain. Ternyata viewers-nya ada, feedback-nya bagus. Dari situ mulailah kita lebih konsisten," jelasnya yang dikutip dari YouTube BUND Lifetainment pada Selasa, 30 Juni 2026.
Meski kini dikenal sebagai content creator sekaligus pengusaha, Giorgio menegaskan bahwa prioritas utamanya tetap mengembangkan brand yang dimiliki bersama Joseph.
Ia mengaku tidak pernah membuat konten hanya demi mengejar popularitas. Semua dilakukan untuk membantu memperkenalkan perusahaan kepada masyarakat.
"Yang penting sih buat kebaikan brand kita. Karena diterima market dengan bagus, ya kita mulai lebih konsisten aja," ujarnya.
Strategi tersebut ternyata memberikan dampak positif. Konten yang memperlihatkan aktivitas sehari-hari mereka sebagai pengusaha justru membuat banyak orang penasaran dengan bisnis yang sedang dijalankan.





