DOHA, KOMPAS.TV – Perang di Iran yang sudah berlangsung selama 123 hari masih terus berusaha untuk dihentikan.
Dunia kembali menantikan putaran pembicaraan negosiasi, karena hingga kini Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan pejabat Iran belum menemui kesepatan.
Pada Selasa, (30/06/2026), utusan AS tiba di Qatar untuk pertemuan tentang Iran, mengenai ketegangan tinggi yang terjadi di Selat Hormuz.
Utusan khusus Timur Tengah Trump, Steve Witkoff, dan menantu Presiden Trump, Jared Kushner berencana mengadakan pertemuan dengan mediator tentang implementasi kesepakatan awal untuk mengakhiri perang di Iran, setelah terjadi banyak baku tembak di Teluk Persia.
“Mereka tidak akan bernegosiasi langsung dengan diplomat Iran, melainkan menggunakan mediator sebagai perantara,” kata Majed al-Ansari, juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar seperti dikutip dari The Associated Press.
Sedangkan menurut Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, mereka juga mengirimkan delegasi ke Qatar, tetapi tidak berencana untuk bertemu dengan pihak Amerika di tingkat mana pun.
Sebelumnya, diberitakan AS dan Iran memberikan keterangan yang berbeda mengenai pembicaraan yang terjadi hari ini.
Trump mengatakan di media sosial, pertemuan dengan Iran akan terjadi pada hari Selasa di Doha, Qatar.
Baca Juga: [FULL] Analisis Pakar soal AS-Iran Sepakat Stop Saling Serang, Negosiasi Damai Lanjut?
“Utusan khusus Trump, Steve Witkoff, dan Jared Kushner, menantu presiden, terbang ke Qatar untuk pertemuan tersebut,” kata Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, kepada acara "Fox & Friends" di Fox News.
Penulis : Tussie Ayu Editor : Deni-Muliya
Sumber : The Associated Press
- perundingan AS Iran
- selat hormuz
- kesepakatan damai





