Dedi Mulyadi Larang Netizen Pakai Foto KTP Taufik Hidayat untuk Pesan Barang, Sang Gubernur: Kasihan Pemilik Barang!

grid.id
16 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi larang netizen pakai foto KTP Taufik Hidayat untuk pesan barang atau transaksi. Dedi mengaku kasihan dengan para pemilik barang jika banyak orderan fiktif.

Seperti diketahui, warga Bandung bernama Taufik Hidayat belakangan ini memang ramai jadi sorotan publik. Bukan tanpa alasan, hal itu karena Taufik sempat jadi buron usai diduga menyekap dan menganiaya sang pacar berinisial YTR selama tiga tahun.

Setelah jadi buron, Taufik Hidayat berhasil dibekuk oleh kepolisian pada Selasa malam, (23/06/2026). Taufik sendiri telah mengakui perbuatannya.

Mirisnya, Taufik nekat melakukan penyekapan dan penganiayaan terhadap kekasihnya selama bertahun-tahun karena cemburu dan kesal terhadap korban.

“Dilakukan karena kekesalan dan kecemburuan terhadap korban,” kata Kapolda Jawa Barat Inspektur Jenderal Rudi Setiawan di kantornya, Jumat (26/6) dilansir Tribun-Video.com.

Namun siapa sangka, di tengah ramainya kasus itu banyak oknum yang menyalahgunakan identitas Taufik Hidayat yang tersebar di media sosial. Bahkan, terdapat oknum netizen yang memakai foto KTP Taufik Hidayat untuk memesan barang dan transaksi.

Terkait hal itu, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi buka suara. Dedi Mulyadi larang netizen pakai foto KTP Taufik Hidayat untuk pesan barang.

Permintaan itu disampaikan Dedi di akun Instagram @dedimulyadi71 pada (29/06/2026). Di unggahan itu, Dedi tampak mengundang dua orang kurir paket yang viral di media sosial.

Kurir itu viral usai mengaku mendapat tugas untuk mengantarkan paket kulkas ke rumah Taufik Hidayat. Namun, paket itu terpaksa dikembalikan karena Taufik ditangkap oleh polisi.

"Akang yang punya kulkasnya, akang ditugasin sama ekspedisi untuk antar barang?" tanya Dedi Mulyadi.

 

"Saya kurir, di situ pesanan atas nama Taufik Hidayat, itu ke alamat (bapaknya Taufik) itu (paket) COD," ujar kurir paket tersebut.

Kurir itu menduga pesanan kulkas tersebut adalah orderan fiktif dari orang yang tidak bertanggung jawab. Di mana orang itu nekat menggunakan identitas Taufik Hidayat yang tersebar di media sosial.

"Kan KTP-nya tersebar, nah itu kayaknya fake order orang yang gak bertanggung jawab, bisa jadi bukan Taufik yang pesan, soalnya besoknya ada pesanan lagi mesin cuci bukan kulkas."

"Barangnya sempet diantar, cuman kita tanya ke tetangganya, akhirnya barangnya diretur, dikembaliin ke punya toko, yang punya toko rugi di ongkir," ujarnya.

Mendengar pengakuan kurir paket tersebut, Dedi Mulyadi mengaku miris. Ia melarang netizen menggunakan KTP Taufik Hidayat untuk memesan barang atau transaksi. Bukan tanpa alasan, hal itu karena Dedi kasihan dengan pemilik barang dan juga kurir yang mengantarkan paket tersebut. Pasalnya, mereka lah yang jadi korban dari orderan fiktif tersebut bukan Taufik Hidayat.

"Jangan sampai menyusahkan orang, jangan memanfaatkan orang, ini mah yang susah bukan Taufiknya, karena Taufiknya lagi ditahan di Polda yang susah yang pengantar barangnya sama yang dipesen barangnya, karena tidak dibayar," ucap Dedi.

"Yth netizen yang budiman, mohon tidak menggunakan foto KTP Taufik Hidayat untuk memesan barang apapun di e-commerce atau untuk transaksi lain. Kasihan ke pemilik barangnya," lanjutnya.

Dedi Mulyadi larang netizen pakai foto KTP Taufik Hidayat untuk pesan barang, netizen lain ramai memberi komentar. Banyak yang setuju dengan pendapat Dedi Mulyadi tersebut.

"Benci boleh. Tapi di liat lagi. Kasian kurir dan penjual nya yang ngga tau apa apa," tulis akun @sof***.

"Klo itu mah jadinya nyusahin orang lain," tambah akun @teh***.

"Bener-bener nih yang mesen," tambah akun @ham***. (*)

 

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Cerita Hilangnya Bupati dan Sekda Kuansing saat OTT KPK
• 1 jam laluliputan6.com
thumb
Kemendukbangga Meluncurkan Kelas Ayah Idaman untuk Dorong Suami Aktif Menentukan Program KB Keluarga
• 9 jam lalupantau.com
thumb
Jerome Polin Sentil Vonis Nadiem Makarim: Gak Ada Harapan, Negara Ini Sakit!
• 13 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Harga Emas Catat Penurunan Kuartalan Terburuk dalam 13 Tahun
• 17 jam laluidxchannel.com
thumb
Dukung Kemajuan Sepakbola di Jawa Barat, Persib Bandung Gandeng PSGC Ciamis jadi Klub Satelit di Divisi Championship
• 10 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.