Pendapatan Nike Tembus Rp197 Triliun Ditopang Bisnis Grosir dan Pemulihan Tarif

idxchannel.com
3 jam lalu
Cover Berita

Pendapatan dan laba Nike yang disesuaikan pada kuartal keempat melampaui perkiraan Wall Street.

Pendapatan Nike Tembus Rp197 Triliun Ditopang Bisnis Grosir dan Pemulihan Tarif. (Foto: AP Photo)

IDXChannel – Pendapatan dan laba Nike yang disesuaikan pada kuartal keempat melampaui perkiraan Wall Street. Capaian tersebut ditopang oleh pertumbuhan bisnis grosir dan keuntungan satu kali terkait tarif, meskipun bisnis langsung ke konsumennya tetap berada di bawah tekanan.

Produsen pakaian olahraga ini melaporkan pendapatan kuartal keempat sebesar USD11  miliar atau sekitar Rp197 triliun, di atas perkiraan rata-rata analis sebesar USD10,85 miliar.

Baca Juga:
Berbagai Kebutuhan Baju Olahraga untuk Gaya Stylish, Nike Kini Hadir di Shopee!

Hasil tersebut memberikan beberapa bukti bahwa strategi pemulihan CEO Elliott Hill mulai membuahkan hasil, tetapi kemungkinan tidak akan sepenuhnya meredakan kekhawatiran investor setelah hampir dua tahun tidak ada kemajuan yang merata.

Investor semakin tidak sabar untuk pemulihan penjualan yang berkelanjutan, terutama di China, di mana permintaan tetap lemah. Selain itu, divisi Converse terus mencatat penurunan pendapatan yang tajam.

Baca Juga:
Sama-Sama Sponsori Piala Dunia 2026, Adidas Salip Jauh Penjualan Nike

Meskipun kedua bisnis tersebut sebagian besar berkinerja sesuai dengan ekspektasi pada kuartal tersebut, analis kemungkinan akan tetap fokus pada apakah Nike dapat menerjemahkan peningkatan dalam bisnis grosir menjadi profitabilitas pertumbuhan pendapatan yang berkelanjutan.

Adapun laba Nike yang disesuaikan mencapai USD20 sen per saham, melampaui perkiraan sebesar USD12 sen per saham. Berdasarkan laporan, laba per saham yang terdilusi adalah USD72 sen, termasuk keuntungan USD52 sen dari pemulihan tarif yang diharapkan berdasarkan Undang-Undang Kekuasaan Ekonomi Darurat Internasional (IEEPA).

Secara keseluruhan, pendapatan Nike secara kuartalan turun 1 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pendapatan grosir naik 4 persen menjadi USD6,6 miliar, mengimbangi penurunan 7 persen pada pendapatan Nike Direct menjadi USD4,1 miliar karena penjualan digital turun 12 persen dan penjualan di toko milik perusahaan turun 7 persen.

(Febrina Ratna Iskana)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Asuransi Dayin Mitra (ASDM) Tebar Dividen Rp32 per Saham
• 19 jam laluidxchannel.com
thumb
Media Belanda Desak KNVB Cari Pengganti Ronald Koeman Usai Disingkirkan Maroko di Piala Dunia 2026
• 23 jam lalutvonenews.com
thumb
Duduk Perkara Larangan Misa Arwah di Depok: Warga Keberatan, Akhirnya Pindah Lokasi
• 4 jam lalukompas.com
thumb
Mexico City lautan hijau jelang laga 32 besar
• 7 jam laluantaranews.com
thumb
Konsensus Ekonom Proyeksi Inflasi Juni Naik ke Atas 3%, Ini Penyebabnya
• 8 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.